Cieee Ada Yang Ngambek 😂... Prasetyo PDIP: Tak Usah Bawa-bawa Presiden di Gelaran Formula E!

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak dilibatkan dalam penentuan sirkuit Formula E.

Dia menuding sejumlah pihak telah mendompleng nama Jokowi untuk melancarkan balap Formula E di Ibu Kota.

Prasetio menganggap upaya tersebut tidak dapat dibenarkan. Terlebih, pelaksanaan Formula E di Jakarta tengah menjadi kasus yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Makin ngawur ini. Saya minta tak perlu membawa-bawa nama Presiden," kata Prasetio dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021), seperti dilansir detikcom.

Politikus PDIP itu menekankan dirinya tetap mendukung KPK menuntaskan penyelidikan penyelenggaraan Formula E. 

Dia meyakini KPK pasti memiliki bukti permulaan yang kuat sehingga laporan terkait Formula E diproses.

"Karena sudah ratusan miliar uang rakyat yang sudah disetorkan ini. BPK pun menyatakan itu menjadi temuan. Jadi saya kira harus objektiflah dalam persoalan ini," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bakal memutuskan lokasi untuk dijadikan sirkuit balap mobil listrik atau Formula E Jakarta (Jakarta E-Prix) 2022.

Hal ini disampaikan Bamsoet saat konferensi pers bersama Co-Founder Formula E Alberto Longo.
 
Bambang menyebutkan ada tiga opsi lokasi untuk menggelar Formula E di Jakarta Utara dan dua opsi di Jakarta Pusat.

"Beberapa alternatif itu antara lain (Jalan Jenderal) Sudirman (Jakarta Pusat) itu satu, kemudian Pantai Indah Kapuk (PIK) (Jakarta Utara), sekitar JIS, itu JIS (Jakarta Utara). Kemudian Jakarta International Expo Kemayoran (Jakarta Pusat), dan terakhir di Ancol (Jakarta Utara)," ujar Bamsoet saat konferensi pers di Black Stone Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) malam, seperti dilansir Antara.

Seiring dengan akan digelarnya Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat menggelar pertemuan dengan media massa untuk membahas kesiapan DKI Jakarta dalam menggelar kegiatan tingkat internasional ini.

Pertemuan ini tersebut dihadiri langsung oleh Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E Alberto Longo.

Turut hadir dalam sesi konferensi pers, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Widi Amanasto, Sekretaris Jenderal IMI Ahmad Sahroni, serta mantan pembalap nasional Ananda Mikola.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhalangan hadir karena pada waktu bersamaan diundang untuk mendapat penghargaan.

"Saya menyampaikan salam dari beliau, karena dia mendapat penghargaan dari Metro TV, selanjutnya beliau akan menyampaikan pidato khusus," kata Dirut Jakpro Widi menjawab pertanyaan wartawan terkait keberadaan Anies.

Sementara itu, Alberto Longo mengatakan sampai saat ini lokasi sirkuit Formula E di Jakarta belum ditentukan, karena penentuan ini bukan hal mudah.

"Banyak pilihan bagus, ada lima lokasi berbeda di luar area terlarang. ada banyak hal teknis. Kami akan lakukan kunjungan (visibility) ke lima lokasi ini sebelum diumumkan. Sebelum Natal sudah diumumkan. Kami akan mengajukan proposal ke Presiden Indonesia, beliau lah yang akan mengambil keputusan," ujar Longo.(*)