Mengapa HAMAS Dimusuhi Salafi Wahabi Jihadi Takfiri ISIS dkk? Bahkan HAMAS Dikafirkan Oleh Mereka?

Mengapa HAMAS Dimusuhi Salafi Jihadi Takfiri ISIS dkk?

Oleh: Sofyan Tsauri Ayyash (eks teroris)

Ada beberapa kasus pertempuran Hamas di Gaza dengan Israel yang cukup besar di antaranya akhir tahun 2008-2009 awal, tercatat 1600 korban jiwa di jalur Gaza, tetapi di masa perang tersebut angka kelahiran semasa perang justru ada 3600 bayi yang baru lahir.

Artinya wanita Palestina adalah wanita paling subur di dunia, pernah satu persalinan bisa 8 bayi yang keluar, ibarat kata sendal ketukar saja wanita Palestina bisa langsung hamil, artinya rahim Palestina tidak pernah kering melahirkan prajurit-prajurit Hamas, untuk itu ketika anak saya lahir di tahun 2002 saya kasih nama Al-Muhandis Yahya Ayyash, sangking kesemsemnya dengan tokoh Hamas yang syahid 1995 oleh Yahud saat itu.

Hanya yang lucu beberapa muncul di Kaskus, mailist dan grup2 forum Jihad internasional dan lokal Indonesia justru membuat status aneh dan bikin status nyinyir (terhadap Hamas), saat itu ramai di kalangan jihadis, bahwa demokrasi adalah sistem syirik, karena Hamas menang lawan Fatah di Tepi Barat dan Gaza maka mereka menjadi penguasa saat itu, menang telak di Gaza membuat Fatah terusir dari Gaza, masih di tahun 2009 saat Hamas baru berkuasa di Gaza muncul Jamaah Ansharullah (cabang Al Qaeda) yang dipimpin oleh Abu Nuh Al-Maqdisi yang mengumumkan Imarah (kepemimpinan) di Gaza, ibarat sudah muncul ayam jago, lalu mncul ayam jago tandingan.

Saat deklarasi belum kelar, Hamas menyerbu, Abu Nuh Al-Maqdisi dan 78 prajuritnya terbunuh, akibat deklarasi terburu-buru tersebut, Al-Qaeda menyayangkan tindakan tersebut, hingga Syaikh Ayman Adzawahiri menuliskan Risalahnya kepada Hamas, tetapi Syaikh Usamah (Bin Laden) tetap menyalahkan cabangnya di Gaza yang terburu-buru mendeklarasikan dan tidak menghormati Imarah tunggal di Gaza, seharusnya cabang AL-QAEDA bisa kolaborasi Tansiq dari pada nantangin Hamas yang punya Syaukah real disana.

Gerakan jihad belum mempunyai Wudhuhur Ru'yah (kejelasan identitas) saat itu, mau ambil manhaj Wahabi atau Ikhwani, semua masih coba-coba, yang jelas kelak gerakan jihad terpecah menjadi dua ideologi, tetapi saat itu muncul Salafi Jihadi yang agak-agak Takfiri sudah kelihatan, hingga di tahun 2009 muncul postingan terkait status anggota Hamas, kesimpulannya Hamas dikafirkan karena proses demokrasi, himbauannya agar anggota Hamas mengkudeta pimpinanannya, dan segera menegakan hukum Islam secara ketat di wilayah yang dikuasai di Gaza.

Saat itu saya sempat setuju apa yang dikatakan oleh Neo Takfiri Salafi Jihadi saat itu, tetapi Hamas beralasan bahwa kondisi perang di Gaza dan kondisi kelaparan akibat blokade di Gaza itu tidak memungkinkan untuk menegakkan hukum Had atas pencuri, Hamas beralasan bahwa Umar bin Khattab pernah menunda potong tangan di saat paceklik, nah lagi-lagi saya lega atas jawaban ini, sehingga saya masih tetap mencintai Hamas saat itu.

Tetapi tidak bagi Salafi Jihadi Takfiri, mereka tetap mengkafirkan Hamas, bahkan ketika deklarasi ISIS, cabang khilafah abal-abal ini di Sinai mulai buat rusuh, mereka sempat menghabisi para penyelundup senjata di perbatasan Gaza Rafah Sinai, mereka dihabisi karena membantu Hamas, bahkan 305 jamaah masjid di Rabwah Sinai dibantai Anasir ISIS, karena sebagai masjid milik Ikhwanul Muslimin dan Sufi pada tahun 2017.

Saya tidak heran jika di saat perang antara Hamas dan Yahudi di Gaza dan Tepi Barat (saat ini), lalu ada nyinyir terhadap perjuangan Hamas, dengan status sebagai organisasi Teroris dan Haram mendoakan mereka, karena Manhaj Takfiri itu selalu menguntungkan musuh. Benang merah nya pernah disebutkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dengan sabdanya:

يقتلون اهلا الإسلام و يدعون اهلا الأوثان

"Mereka MEMBUNUH ORANG-ORANG ISLAM (yang dituduh musyrik) dan “MEMBIARKAN” para penyembah berhala (yang sesungguhnya)."

يَمْرُقُونَ مِنْ الْإِسْلَامِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ 

"Mereka keluar dari Islam seperti panah yang meluncur dari busurnya." 

لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ 

"Seandainya aku masih mendapati mereka, akan kumusnahkan mereka seperti musnahnya kaum 'Ad." (HR Muslim 1762) 

Haditsnya bisa dibaca pada http://hadits.in/muslim/1762  

Saya mengabadikan dalam tulisan saya dengan judul "Konspirasi Gerakan Jihad" yaitu diskursus Jihadis yang disusupi, bahwa gerakan-gerakan Wahabi Takfiri secara tidak langsung ikut gembosin perjuangan Palestina secara umum, yang paling rendah menjuluki sebagai Teroris dan yang paling tinggi mengkafirkan hingga memerangi para pejuang Palestina, Waallahu'Alam.

*fb penulis