[MEMBONGKAR FITNAH BUSUK KUBU JOKOWI] Ternyata Poster Jokowi Raja Jawa Dipasang Oleh Pendukung Jokowi dengan Budget 22,7 Juta


[PORTAL-ISLAM.ID] Setelah sempat menggegerkan ruang publik dan memfitnah koalisi Capres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akhirnya polemik mengenai poster Jokowi dalam kostum Raja Jawa menemui titik terang.

Ditemukannya gudang penyimpanan poster dan baliho Jokowi berkostum Raja Jawa untuk wilayah Banyumas, Jawa Tengah membuktikan bahwa pemasangnya adalah anggota Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI), yang telah menyatakan mendukung Jokowi 2 periode.

Lokasi penyimpanan ini ditemukan oleh relawan Projo dan Pengurus PDIP Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.

Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Bumiayu, Marhendi saat dikonfirmasi mengatakan, lokasi penyimpanan poster Jokowi dalam kostum Raja Jawa ini bermula dari laporan Yunal salah seorang relawan Projo.

Yunal disebut mengenal Ade Irmanus Sholeh, orang yang bertanggunngjawab terhadap pemasangan poster Jokowi berkostum Raja Jawa di wilayah Banyumas.

"Secara kebetulan, Ade dan Yunal itu tetangga. Keduanya warga Desa Dukuhturi Bumiayu," ujar Marhendi, Jumat, 16 November 2018 seperti dirilis Detik.

Sejak poster raja Jokowi ramai diperbincangkan, Yunal meminta kepada Ade sampel poster tersebut untuk dilaporkan ke pengurus. Permintaan itu dipenuhi dengan membawa 200 lembar poster raja Jokowi.

"Jadi Ade itu koordinator untuk wilayah Banyumas. Gudangnya ada di Ajibarang Banyumas. Sejauh ini Ade melakukan pemasangan di Banyumas bukan di Brebes," ungkap pria yang akrab dipanggil Hendi itu.

Menurut Hendi, selain poster bergambar Jokowi, tiap koordinator juga menerima poster ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hanya saja, poster Raja Jokowi masih tersisa karena adanya pelarangan dari pengurus PDI P.

Dari keterangan Ade, untuk memasang poster ini mereka mendapat suntikan dana pemasangan sebesar Rp.22.768.000.

Sebelum fitnah busuk ini terbongkar, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menuding poster Jokowi tersebut kemungkinan besar didatangkan oleh kaum Anti Jokowi Presiden.

"Jelas, atribut ini datang dari kaum 'Anti-Jokowi Presiden'," kata Andreas, Senin, 12 November 2018 lalu seperti rilis Detik.

Menurut Andreas, poster 'Raja Jokowi' merupakan kampanye negatif. Dia menduga kelompok 'Anti-Jokowi Presiden' memang ingin menggerus citra diri Jokowi.

"Ini adalah negative campaign yang dikembangkan oleh lawan Jokowi untuk menurunkan citra diri Jokowi yang sedang bagus-bagusnya. Kelompok 'Anti-Jokowi Presiden' ini tidak mampu lagi untuk berkompetisi dengan menampilkan citra diri positifnya," tudingnya.

"Sehingga berupaya membuat citra diri Jokowi menjadi buruk melalui poster -poster hoax seperti yang sedang dicopot-copot di Jateng," sebut Andreas.

Kini, setelah terbukti bahwa poster tersebut dipasang oleh KAMI, belum ada permintaan maaf dari Kubu Jokowi kepada koalisi Prabowo-Sandiaga Uno.


Diketahui, Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) secara terbuka memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin di pilres 2019 dengan deklarasi secara terbuka  pada kamis 16 Agustus 2018, di up2you cafe, cikini, Jakarta.

Acara deklarasi ini dihadiri oleh Sekjen PP AMPG Eka Sastra dan Ketua Garda Pemuda Nasdem Pinpin Bhaktiar. Sementara Ketua Presidium KAMI adalah Rosyid Al Walid.