CNN: Akhirnya Arab Saudi Akui Jurnalis Jamal Khashoggi Telah Dibunuh


[PORTAL-ISLAM.ID] Para pejabat Arab Saudi sedang mempersiapkan laporan yang akan mengakui kematian jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi.

Laporan yang dipersiapkan Saudi itu akan menyebut tewasnya Jamal Khashoggi sebagai kematian yang tak disengaja "hasil dari interogasi yang salah," demikian dilaporkan CNN Senin malam.

Mengutip dua sumber yang berbicara secara anonim kepada wartawan CNN Clarissa Ward dan Tim Lister, menambahkan bahwa laporan tersebut akan menyebut "kesimpulan bahwa operasi itu dilakukan tanpa izin dan transparansi dan bahwa mereka yang terlibat akan bertanggung jawab."

Sebelumnya, pihak Saudi selalu menyangkal bahwa Jamal Khashoggi telah tewas. Saudi selalu mengklaim Jamal Khashoggi telah meninggalkan konsulat Saudi di Turki.

Namun Pemerintah Turki berulang kali mengatakan bahwa Khashoggi tidak pernah meninggalkan gedung konsulat.

Sumber-sumber Turki mengatakan bahwa mereka tahu kapan dan di mana wartawan senior Saudi (Jamal Khashoggi) yang hilang itu, yang terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul.

Sumber yang dekat dengan pihak penyidik mengatakan Jamal Khashoggi diseret dari kantor konsul jenderal di dalam konsulat Saudi di Istanbul Selasa (2/10/2018) lalu sebelum dia dibunuh secara brutal oleh dua orang yang memotong tubuhnya.

Dari rekaman yang dipegang oleh pihak keamanan Turki, terlihat 6 mobil Konsulat keluar beberapa waktu setelah Jamal Khashoggi masuk. Dua mobil menuju rumah Konsul Saudi, dua lagi terlihat kembali ke Konsulat tidak lama setelah keluar dan dua lagi kembali ke Konsulat hampir tengah malam.

Media Turki merilis foto 15 orang ayng diduga pembunuh Jamal Khashoggi yang datang ke Turki dengan dua pesawat. 15 orang utusan ini memegang passport diplomatik Saudi.

(Sumber Turki: Jamal Khashoggi 'diseret dari kantor konsulat Saudi, dibunuh dan dipotong-potong')

[Video - CNN]