Masih Mau Menyangkal? Ini Kesaksian Ibu Korban Sembako Maut Monas: Anak saya diinjak-injak...


[PORTAL-ISLAM.ID] Banyak bersliweran berita-berita media seputar tewasnya dua anak di acara Forum Untukmu Indonesia yang digelar di Monas, Sabtu 28 April 2018.

Sandi: Dua Anak Tewas pada Acara Pembagian Sembako di Monas
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/18/04/30/p807mn409-sandi-dua-anak-tewas-pada-acara-pembagian-sembako-di-monas

Sandi menjelaskan dua anak bernama Mahesha Junaedi dan Rizki Saputra tewas di acara pembagian Sembako Monas.

Lalu ada berita yang seolah membantah pernyataan Wagub DKI tsb.

Polisi Sebut Anak yang Meninggal di Sekitar Monas Bukan Peserta "Untukmu Indonesia"
https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/30/23584791/polisi-sebut-anak-yang-meninggal-di-sekitar-monas-bukan-peserta-untukmu

Polisi: Dua Orang Tewas di Monas Bukan karena Antre Sembako
https://www.viva.co.id/berita/metro/1031955-polisi-dua-orang-tewas-di-monas-bukan-karena-antre-sembako

Ada lagi pernyataan dari Polisi "korban meninggal dunia dikarenakan suhu badan yang tinggi dan kekurangan cairan atau dehidrasi".

Lantas bagaimana sebenarnya?

Ini keterangan dari Ibu Komariah, orang tua Rizki Saputra (almarhum), salah satu anak yang tewas korban Pembagian Sembako Untukmu Indonesia di Monas 28 April 2018.

"Saya masuk ke Monas. Saat ambil kupon makan ada orang dari belakang dorong-dorong saya, juga dari depan. Jatuhlah anak saya (Rizki). Anak saya keinjek-injek," tutur ibu Komariah.

Ada yang mau membantah kesaksian langsung Ibu Komariah?

Berikut video pernyataan dan kesaksian Ibu Komariah yang ditayangkan iNewsTV.

[video]