KASIAN.. Pendukung Jokowi Tak Berani POLLING Karena Selalu Kalah, Bikin Akal-akalan.. Eh KALAH juga


[PORTAL-ISLAM.ID] Era sosial media sekarang memang sudah berubah DRASTIS dibanding era 2012 (Pilkada DKI) 2014 (Pilpres) dimana pasukan cyber Jokowi-Ahok (JASMEV) sangat perkasa, tiada lawan. Mereka merajai sosial media.

TAPI... itu cerita dulu. Zaman belom ada emak-emak militan yang MENGINVASI sosial media :D

Zaman NOW, netizen sudah pinter-pinter, tak lagi bisa ditipu pencitraan.

Akibatnya, dalam setiap POLLING di sosial media (Twitter), para pendukung Jokowi selalu kalah bahkan di kandang sendiri.

Sebut saja salah satu dedengkot pendukung Jokowi di sosmed, Denny Siregar yang dipermalukan hasil polling yang dibuat sendiri. Kalah telak 65% vs 35%.

Begitupun dengan POLLING yang dilakukan media-media mainstream pro-penguasa. Nasibnya sama.

Berkaca dari hasil POLLING seperti itu, salah seorang pendukung Jokowi yang juga dedengkot JIL @saidiman membuat JAJAK PENDAPAT di akun twitternya tapi bukan dalam bentuk POLLING, tapi pilihannya dengan me-RT atau me-LIKE. Tentu metode seperti ini ada "akal-akalan" karena otomatis dengan me-RT maka akan tersebar, sedang yang me-LIKE tidak tersebar. Otomatis SEHARUNYA pilihan me-RT akan MENANG, dibanding dengan yang pilih LIKE.

TAPI... sialnya, walau sudah diakali dengan model seperti itu.. TETAP SAJA JOKOWI KALAH. Apa gak tambah stres tuh, bong? Wkwkwk

"Jokowi dan Prabowo adalah tokoh yang paling potensial bertarung kembali. Anda sendiri pilih siapa?

RT untuk Jokowi
LIKE untuk Prabowo"

Demikian JAJAK PENDAPAT yang dilakukan @saidiman pada 6 Oktober 2017.

HASILNYA? Sampai posting ini dibuat, Senin (9/10/2017) pukul 07.20, ternyata yang me-RT cuma 1552, sementara yang me-LIKE 3354 atau 2x lipat lebih.

Secara prosentasi yang pilih Jokowi 31,63%, sedang Prabowo 68,37%.

Alias KALAH TELAK!

NB: Sreenshot sudah diamankan, jaga-jaga twit dihapus :D