Aktivis AS Pembela Palestina yang juga Mantan Pendeta, Shaun King dan Istrinya Masuk Islam di Malam Pertama Ramadhan

[PORTAL-ISLAM.ID] Aktivis AS Pembela Palestina, Shaun King dan Istrinya Masuk Islam (vidio di bawah) di malam pertama Ramadhan 1445 H. Seperti diposting akun twitter @IlmFeed (11/3/2024).

Jeffery Shaun King (lahir 17 September 1979) adalah seorang penulis dan aktivis Amerika. King menggunakan media sosial untuk mempromosikan tujuan keadilan sosial, termasuk gerakan Black Lives Matter.

King dibesarkan di Kentucky dan menerima gelar sarjana dari Morehouse College di Atlanta, Georgia. Setelah sempat mengajar kewarganegaraan di sekolah menengah, dia menjadi seorang pendeta. King mendirikan sebuah gereja di Atlanta pada tahun 2008 bernama Courageous Church, yang dipimpinnya selama empat tahun. Selama masa ini, King meluncurkan sejumlah kampanye internet, termasuk HopeMob.org, yang ia dirikan bersama Chad Kellough. Dia kemudian menerima gelar master dari Arizona State University. Sebagai seorang penulis, King sebelumnya menjadi kontributor tetap Daily Kos, New York Daily News, dan The Young Turks. Pada tahun 2018, King ikut mendirikan Real Justice PAC, dan meluncurkan situs web The North Star. Pada tahun 2020, King mendirikan kelompok nirlaba Proyek Hukum Akar Rumput.

King juga membela dan mendukung Palestina. Gara-gara getol membela hak-hak Palestina, akun Instagramnya dihapus oleh Instagram.

Akun Instagram-nya yang memiliki lebih dari juta pengikut dilarang pada bulan Desember setelah ia secara rutin mengungkap kejahatan Israel. 

Saat mengucapkan dua kalimat syahadat bersama istrinya, tampak Shaun King mengenakan syal Palestina.

[VIDIO]
Baca juga :