Gurunya abu janda ngamuk 不不

[PORTAL-ISLAM.ID] Islah Bahrawi yang kemana-mana kampanye seputar 'Anti-Khilafah, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme' kena sentil Bang Edi juragan emas.

Awalnya Islah Bahrawi di akun twitternya @islah_bahrawi berkicau soal era Khilafah yang katanya banyak sekali terjadi pembunuhan terhadap raja, kok sistem begitu mau dipakai.

"Pembunuhan raja byk sekali terjadi di era Khilafah. Disebabkan masa jabatannya yg hanya dibatasi umur. Shg ktk raja tak disukai oleh kerabat atau rakyatnya, ia akan dibunuh agar segera tergantikan. Trs, hari ini msh ada yg ngotot sistem model begini yg wajib dipakai. Situ waras?" kicau @islah_bahrawi. 

Lalu ditanggapi oleh Bang Edi juragan emas, kalau Islah Bahrawi koar-koar itu hanya biar dapurnya tetep ngebul.

"sudah tidak ada yg bahas khilafah2 dari beberapa tahun lalu, lagipula mau sitem khilafah siapa mau jadi khalifahnya? siapa yg pantas? bagaimana mengukurnya?? pasti akan ribut terus. itu cuma dagangan ente biar proyek jalan terus, lanjutkan kalau itu bisa bikin dapur ngebul..," balas Bang Edi di akun twitternya yang sudah bercentang biru @BangEdiii.

Balasan Bang Edi soal "dapur ngebul" ini rupanya bikin Islah Bahrawi tersinggung.

"Ternyata sejak centang biru bisa didapat siapa saja karena berbayar, akhirnya saya menemukan kualitas yg model begini. Kalimat penutupnya itu loh yg membuat saya mikir; look who's talkin'..," cuit @islah_bahrawi.

Netizen pun merespons cuitan @islah_bahrawi.

"Guru nya abu janda ngamuk 不不," ledek akun @Catatan_ali7.

"Masalah dapur memang rawan, apalagi dapur pakai kayu bakar, kudu ditiup dulu baru nyala. 不不五," timpal netizen.

Baca juga :