Manusia Langka

Manusia Langka

By TERE LIYE

Hanya mau ngasih tahu, sekitar 55-60% penduduk muslim di Indonesia, TIDAK bisa membaca Al Qur'an dalam huruf Arabnya langsung.

Ini belum didetailkan loh. Bisa baca tapi terbata-bata. Bisa baca tapi tidak kena tajwid dkk. Jika didetailkan datanya, mungkin hanya tersisa 30% saja yang benar-benar bisa baca dengan baik.

Dan lebih serius lagi, dari 30% ini, paling hanya sisa 10% saja yang rajin baca tiap hari. Lebih didetailkan lagi, baca sekaligus mempelajari terjemahan, tafsirnya. Mungkin hanya tersisa entahlah berapa persen. Manusia-manusia langka.

Maka, semoga Ramadhan kali ini, kita semua tergerak mau belajar baca kitab sucinya. Yang belum bisa, mari belajar. Yang masih terbata-bata, semangat baca, biar tambah lancar. Yang sudah lancar, biar tambah rajin baca tiap hari.

Enak sekali loh hari ini baca kitab suci. Bisa ditaruh di HP, baca. Bisa ditaruh di gadget. Baca di manapun. Tidak perlu bawa kitabnya yang berat dan besar.

"Percuma rajin baca tapi tidak diamalkan." No, tidak begitu logikanya, my friend. Baca dulu, yang rajin, besok-besok semoga nempel. Kan repot kalau kita selalu saja banyak alasan, hanya untuk menunjukkan kitalah yang malas. Mau penjahat, mau guru, mau preman, pengguna narkoba, pelaku maksiat, mau anak kecil, mau kakek-nenek, baca kitab sucinya.

Berhenti dulu sebentar buka Instagram, Tik Tok, Facebook. Berhenti dulu nonton bola, melototin boyband, girlband K-Pop, dll. Berhenti dulu ngelihatin kucing2 lucu. Berhenti dulu ngikutin berita artis, dll. Juga berhenti dulu sebentar jagoin capres, idola politisinya.

Yuk mari, belajar membaca kitab suci. Belajar dimana? Wah, bahkan di online saja banyak kalau mau. Atau datang ke ustad di masjid, atau datang ke TPA, nggak usah malu2, namanya juga belajar.

Karena eh karena, seriusan, masa' kitab suci sendiri kita tidak bisa baca. Sudah gede, sudah besar2, tapi tidak bisa baca.

Semoga Ramadhan kali ini, kita semua tergerak semangat 45 membaca kitab sucinya.

*fb Tere Liye (22/3/2023)

Baca juga :