Wanita Lebih Banyak Dari Pria?

Wanita Lebih Banyak Dari Pria?

Oleh: Ustadz Ahmad Sarwat, Lc

Kalangan penganut poligami kebanyakan berkilah bahwa jumlah wanita lebih banyak dari pria, sehingga poligami satu-satunya solusi halal dan syar'i.

Logika ini ternyata cukup banyak penganutnya. Mungkin terkesan rada heroik kayaknya. Merasa bertanggung-jawab kepada banyak wanita. Kira-kira itulah logika yang ingin dibangun.

Saya tidak anti poligami, silahkan saja kalau mau gembar-gembor poligami. Tapi nasehat saya sebaiknya jangan gunakan logika jumlah wanita lebih banyak dari laki-laki, karena itu hoax.

Kalau nggak percaya coba searching, boleh pakai google boleh pakai chat.openai.com yang baru.

Data dari Badan Pusat Statistik Indonesia, pada tahun 2020, jumlah penduduk Indonesia yang pria adalah sekitar 136,536,955 orang, sementara jumlah penduduk Indonesia yang wanita adalah sekitar 136,986,660 orang. 

Berdasarkan jumlah tersebut, perbandingan jumlah pria dan wanita di Indonesia adalah sekitar 49.95% untuk pria, dan 50.05% untuk wanita.

Itu data di Indonesia, lalu bagaimana di negeri lain?

Di Mesir justru jumlah pria lebih banyak dari wanita. Data dari Badan Statistik Nasional Mesir, pada tahun 2020, terdapat sekitar 92,6 juta orang laki-laki dan sekitar 87,7 juta orang perempuan di Mesir. Jumlah total penduduk Mesir pada saat itu adalah sekitar 180,3 juta orang. 

Lalu bagaimana statistik dunia? Adakah negara yang penduduk wanita nya lebih banyak dari pria?

Tidak ada negara di dunia dimana jumlah wanita lebih banyak dari pria. Di seluruh dunia, jumlah pria dan wanita secara umum hampir sama. 

Namun memang benar terdapat beberapa negara di mana jumlah wanita lebih banyak dibandingkan jumlah pria. Tapi tidak sampai berkali lipat juga. 

Sebutlah misalnya negara yang lagi perang macam  Rusia, jumlah wanita disana saat ini diperkirakan lebih banyak daripada pria. 

Sebabnya karena banyak pria yang meninggal di perang atau karena masalah kesehatan yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. 

Namun beberapa negara lain justru punya jumlah penduduk pria lebih banyak dari pada wanita. 

Maka secara umum, perbandingan jumlah wanita dan pria di dunia ini seimbang. Tidak ada data valid yang bisa dijadikan dasar pemikiran bahwa jumlah wanita melebihi jumlah pria. 

Bukan berarti saya anti poligami, tapi terus terang sebaiknya tidak usah bawa-bawa alasan bahwa jumlah wanita lebih banyak dari pria. Itu logika yang salah setingan dari awal, dengan mudah bisa kita cek langsung ke pusat statistik kependudukan. 

Kalau pun ada yang mau poligami, cari saja seribu satu alasan lain, tapi jangan pakai logika di atas, soalnya sudah jelas keliru sejak awal. 

Nanti diketawain orang.

(*)