Burhan: Kalau jabatannya diperpanjang melalui penundaan Pemilu, mereka mewakili siapa?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Ph.D mempertanyakan wacana yang dilontarkan pejabat terkait penundaan Pemilu.

"Kalau misalanya Pemilu ditunda, maka Presiden, DPR, DPD, dan Kepala Daerah, mereka tidak punya mandat demokratik untuk mengelola hidup publik," ujar Burhanuddin Muhtadi.

"Kalau mereka jabatannya diperpanjang melalui penundaan pemilu, pertanyaannya adalah mereka mewakili siapa? Sementara pemilu adalah satu-satunya mekanisme demokrasi agar pejabat publik bisa mengatasnamakan rakyat. Kalau pemilu ditunda, apa dasar publik atau rakyat mengikuti perintah dan kewenangan yang mereka punya?" tanya Burhanuddin Muhtadi.

Selengkapnya video: