Bung Iyut Ungkap Kedekatan Kapolda Jatim dengan Pentolan CokroTV, Gak Kaget Keluar Komentar Biadab Ade Armando

[PORTAL-ISLAM.ID] Suporter Arema mendesak Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dicopot buntut tragedi Kanjuruhan yang memakan 125 korban jiwa.

Desakan pencopotan kapolda Jatim juga disuarakan berbagai pihak.

NU Jawa Timur salah satu yang mendesak pencopotan kapolda Jatim sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tragedi Kanjuruhan.

"Kapolri wajib mencopot kapolda Jatim dan kapolres Malang. Itu sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan," ujar Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur KH Abdussalam Shohib, Minggu (2/10/2022), dilansir CNNIndonesia.

Aktivis Nahdlatul Ulama Jawa Timur M. Habibi juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta.

Menurutnya, pencopotan Kapolda Jatim dan Kapolres Kabupaten Malang dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tragedi Kanjuruhan.

"Karena polisi sebagai penanggung jawab penuh keamanan selama pertandingan," ujar Habibi, dilansir JPNN.

Habibi menyebut tragedi yang menewaskan lebih dari 100 orang ini merupakan peristiwa memalukan dunia pesepakbolaan Indonesia.

Habibi mengatakan bahwa korban tewas bukan karena suporter yang turun ke lapangan, melainkan karena panik saat aparat menembakkan gas air mata ke arah tribun.

Ia menjelaskan bahwa gas yang membuat mata sakit dan dada sesak membuat para penonton berusaha menyelamatkan diri keluar.

Namun, karena pintu terlalu kecil dan tak ada jalur evakuasi, mereka saling berhimpitan hingga kehabisan napas.

Padahal, aturan dalam dunia persepakbolaan dengan tegas melarang penggunaan gas air mata di dalam stadion.

Sementara itu, aktivis buruh non-muslim Bung Iyut @kafiradikalis mengajak publik untuk terus menyuarakan agar Kapolda Jatim dicopot.

"...Gak usah kaget komentar biadab Ade Armando di Cokro TV.

Fakta: Kapolda Jatim nonton film Sayap2 Patah ma pentolan Cokro TV.

Lihat hubungan'y?

Maka dari itu, suarakan dgn berani pencopotan Kapolda Jatim sebagai tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan...," kata Bung Iyut di akun twitternya @kafiradikalis.