Beredar Informasi Jumlah Korban Tewas Tragedi BRI Liga 1 di Malang Capai 219 Orang, tapi Versi Polri 125 Orang

[PORTAL-ISLAM.ID]  Jumlah korban tragedi BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dilaporkan terus bertambah.

Terakhir, Lembaga Informasi Persaudaraan melaporkan korban yang meninggal dunia sudah mencapai lebih dari 200 orang.

"Update terkini, jumlah korban meninggal dunia pada Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, kurang lebih 219 orang," katanya, Minggu, 2 Oktober 2022 malam.

"Jika meninggalnya 1 Polisi mampu membuat gaduh 1 Republik, maka angka 200+ nyawa ini lebih wajib diusut tuntas," tuturnya.

"Usut siapa provokatornya, dan knp begitu membabi butanya Gas Air Mata?," ucap DPP LIP menambahkan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @DPP_LIP.

Akan tetapi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan korban meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang sebanyak 125 orang.

Dia menuturkan bahwa data terbaru ini telah terverifikasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Malang.

"Terverifikasi yang meninggal jumlahnya dari awal diinformasi 129," ucap Listyo Sigit Prabowo, Minggu, 2 Oktober 2022.

"Data terakhir berdasarkan pengecekan dan verifikasi dengan Dinkes jumlahnya 125 karena ada yang tercatat ganda," ujarnya menambahkan.

Tidak hanya sampai disitu, Listyo Sigit Prabowo juga mengatakan pihaknya akan melakukan langkah lanjutan dengan tim DVI dan penyidik.

Upaya yang tengah dilakukan saat ini yakni pengumpulan data dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dan nanti hasilnya kami sampaikan ke masyarakat. Yang jelas, kami akan serius dan mengusut tuntas dan ke depan terkait proses penyelenggaran dan pengamanan," tutur Listyo Sigit Prabowo.

Lebih lanjut, dia memastikan polisi akan mengusut tuntas tragedi di Stadion Kanjuruhan ini, dan telah menurunkan tim investigasi menyeluruh.

"Karena begitu besarnya saudara kita yang meninggal, maka kami bersama tim akan melaksanakan pengusutan terkait proses penyelenggaraan dan pengamanan. Kami akan melakukan investigasi terkait peristiwa yang terjadi," kata Listyo Sigit Prabowo.

"Langkah sudah kami lakukan pengumpulan data-data di TKP. Yang jelas kami akan serius mengusut tuntas proses penyelenggaraan dan pengamanan," ucapnya.

"Nanti hasilnya akan kami sampaikan dan akan jadi acuan dalam proses pengamanan selanjutnya," ujarnya menambahkan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News, Senin, 3 Oktober 2022.*** [pikiranrakyat]