"Pa, mengapa setiap akan melakukan sesuatu, kita dianjurkan untuk selalu membaca basmalah, Apakah Tuhan ingin selalu dipuji?"

"Pa, mengapa setiap akan melakukan sesuatu, kita dianjurkan untuk selalu membaca basmalah, mengingat bahwa Allah maha pengasih dan penyayang? Apakah Tuhan ingin selalu dipuji? Dan mengapa semua amal ibadah yang kita lakukan, harus demi Allah semata?"


"Astaghfirullah, Nak. Allah kita tidak butuh pujian. Allah juga tidak butuh amal-amal kita. Semua perintah, anjuran, dan larangan itu demi kebaikan kita sendiri.

Kita selalu diingatkan untuk membaca basmalah, agar kita tahu diri, jika Dia yang menciptakan kita dan seluruh jagad raya beserta isinya ini sangat pengasih dan penyayang pada seluruh ciptaan-Nya, lalu mengapa kita yang hanya ciptaan ini tidak bisa saling mengasihi dan menyayangi dengan sesama ciptaan-Nya?

Dan mengapa setiap amal ibadah yang kita kerjakan harus demi Allah semata? Tujuannya adalah agar kita ikhlas dalam melakukannya. Jika kita beramal demi pujian manusia, maka kita hanya akan beramal saat orang lain melihat saja. Saat tidak ada yang memperhatikan, kita tidak mau berbuat baik. Dan biasanya kita berharap pamrih saat melakukan sesuatu. Pamrih inilah yang seringkali menjerumuskan kita terperangkap dalam penyakit hati.

Tapi jika kita lakukan demi Allah semata, maka kita tidak akan ragu untuk berbuat baik kapanpun, di manapun kita berada, dan tidak berharap pamrih atau imbalan apapun dari manusia. Itulah yang namanya ikhlas.

Jika hati terus kita asah untuk selalu ikhlas, maka yakinlah, tidak ada seorangpun atau sesuatupun di dunia ini yang bisa membuat kita kecewa.

Begitu kira-kira, Nak."

Wallahu 'alam bish-shawab.

(Wendra Setiawan)