Tere Liye: Omong Kosong Uang Kripto

Omong Kosong

Saya menulis catatan ini simpel buat yang mau mendengarkan saja. Buat yang tidak, tidak usah misuh-misuh. Apalagi jika kamu investor uang kripto, tidak usah marah. 

Nah, buat yang mau mendengarkan, sy akan bilang: betapa omong kosongnya uang kripto ini. Bullshit!

Itu betul, ada yang untung, ada yang happy, ada yang kaya. Tapi kalian harus tahu siapa yang tertawa paling kencang? Pemilik dan pencipta awal semua kripto2 ini. Yes! Itu teh cuma 'model piramida' berikutnya saja. Investor baru, akan menjadi dasar piramida raksasa itu. Saat tidak kuat lagi, BOOOM! Kolaps sudah semua bangunannya. 

Jangankan kripto, uang Rupiah, Dollar, Euro, Yen, dll sejatinya juga hanya kertas. Uang2 ini sudah lama tdk sepenuhnya dijamin dgn emas, dkk. Hanya dijamin pemerintah saja. Mereka nyetak uang sudah kayak bikin keripik. Well, karena dijamin pemerintah, maka lebih sulit hancur lebur seperti kripto. Tapi tidak mustahil. Sudah banyak mata uang yang jadi bangkai sejarah.

Manusia modern hari ini semakin kreatif menciptakan hal2 baru yg sebenarnya lama. Trading forex abal2 misalnya, itu sih judi yang dibungkus secara modern. Kripto? Itu sama dengan jual batu akik yang dibungkus algoritma, keamanan, bla2, dsbgnya. 

Tapi, tapi, tapi, yes! Itu real memang, ada yang untung dari transaksi judi trading forex abal2. Ada yg tertawa dari untung kirpto, NFT, dll, dsbgnya. Itu memang real. Tapi, ssst, kamu tidak lihat berapa banyak yang menangis?

Piramida raksasa ini akan selalu membutuhkan pondasi di bawahnya. Dan terpujilah netizen, penduduk planet Bumi yang bersedia menjadi pondasinya. Uang2 baru mengalir deras buat beli kripto2 ini. Sementara yg genius, dia terus menciptakan kripto2 lain. Bahkan TereCoin, jika follower2nya rada bego dan mau beli, bisa laku keras. 

Sungguh, jika kalian punya uang lebih, mending duitnya dipakai buat bikin usaha saja, Kawan. Memang bisa gagal, bangkrut, tapi membuka lapangan kerja real, lebih oke dibanding klik, klik, klik berjudi, investasi semu, dkk.

(By Tere Liye)

*NB: pernah membuat modul pembelajaran e-learning 'Manajemen Investasi' di Fakultas Ekonomi UI (sombong dikit, biar kalian tahu dia punya pendidikan formal soal ini)