Langkah Tepat Novel Bamukmin Membungkam Denny Siregar

[PORTAL-ISLAM.ID] Dr. Moeflich Hasbullah mendukung langkah Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin meladani duel melawan dedengkot buzzer Denny Siregar.

Pakar Sejarah Islam ini menyebut sudah tepat tanggapan dari Novel Bamukmin, menghadapi orang yang suka menghujat dan menghina agama memang harus tegas.

Berikut tulisan Dr. Moeflich Hasbullah di akun facebooknya:

Menanti tarung duel tinju yang paling menarik abad ini di Indonesia 😊💪☕🚬🚬🚬

Ada yang berkomentar, Novel Bamukmin tidak berakhlak Islam, malah menyambut tantangan brantem bukannya menjawab sedang berpuasa. 

Menurut saya, dia salah memahami konteks. Jawaban anjuran Nabi begitu ketika bertengkar dgn seseorang karena emosi bukan pada orang yang diyakini tukang menghujat atau melecehkan agama. Pada penghina agama, justru harus disambut walaupun bulan Ramadhan, masuknya jihad. 

Kalau Novel Bamukmin menjawab ke Deni Siregar: "Afwan, 'inni shāim!" (Maaf saya sdg berpuasa), hanya akan semakin dilecehkan bukan kagum pada akhlak berpuasa. Kalau seseoang ditantang atau diperangi demi harga diri agama harus maju. Pada bulan Ramadhan, pahalanya akan lebih besar. 

Kalau menolak ajakan brantem bahkan perang di Bulan Ramadhan oleh seseorang yang diyakini penghujat umat karena alasan puasa, maka tidak akan ada peperangan yang dipimpin Nabi pada bulan Ramadhan. Perang Badar yang dahsyat yang dipimpin Nabi SAW terjadi pada tanggal 13 Maret 624 M, atau hari ke-17 Ramadan tahun 2 hijriah.

(fb)

Baca juga :