VIRAL Anggota Polres Buleleng Naik Motor tanpa Pakaian Ternyata Gangguan Jiwa, kok Masih Dinas jadi Polisi?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Video oknum polisi Aipda IGS, anggota Polres Buleleng, Bali, naik motor tanpa pakaian di jalanan membuat geger.

Dalam video pendek berdurasi 46 detik itu, Aipda IGS dengan santainya menggeber motornya, tapi tanpa mengenakann sehelai benang pun, alias telanjang.

Video aksi Aipda IGS telanjang naik motor itu terjadi pada Kamis (24/3/2022) lalu.

Selain telanjang bulat, Aipda IGS yang mengendarai motor matik nopol DK 3002 UAN itu juga tak mengenakan helm.

Aksi memalukan Aipda GS itu terekam salah seorang warga dari dalam mobil, tepat di Simpang empat Panarukan.

Kabar tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya.

Aipda IGS adalah personel yang diperbantukan di poliklinik Polres Buleleng.

“Yang bersangkutan memang benar personil. Ditugaskan di Dokpol Poliklinik Polres Buleleng,” ujarnya, Jumat (25/3/2022).

Sumarjaya menjelaskan, saat itu Aipda IGS dari rumahnya di desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan menuju Polres Buleleng.

“Waktu itu dia sudah sampai di kantor. Anggota langsung mengamankan yang bersangkutan dan langsung membawa anggota ke RSJ Bangli,” sambungnya.

Aipda IGS diketahui telah sakit sejak tahun 2012 silam.

Namun ia masih tetap beraktivitas seperti biasa dan dapat mengerjakan tugas tugasnya dengan baik.

Kemudian pada tahun 2016, Aipda IGS mengalami depresi dan dirawat di RSJ Bangli.

Ketika dinyatakan sembuh total ia pun dipulangkan. Ia kembali bertugas sebagaimana mestinya.

Tahun 2021 sakit Aipda IGS kambuh lagi. Ia kembali dirawat di RSJ Bangli.

Beberapa bulan menjalani perawatan, ia dinyatakan sembuh. Maka ia kembali bekerja.

“Yang bersangkutan memang punya rekam medis gangguan jiwa,” kata Sumarjaya dikutip dari Bali Express.

Akan tetapi, tanda-tanda gangguan kejiwaan yang dialami Aipda IGS itu sudah terjadi sejak 2012 silam.

“Tahun 2016 dia masuk RSJ dirawat disana. Kemudian sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” bebernya.

Sumanjaya mengungkap, depresi yang dialami Aipda IGS pada 2021 lalu juga kembali kambuh.

“Dan sekarang kambuh lagi. Sudah ketiga kalinya masuk RSJ,” ungkap dia.

Kendati demikian, Aipda IGS masih menjadi anggota aktif Polres Buleleng.

Sumarjaya menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari RSJ Bangli.

“Nanti masalah penonaktifannya itu kebijakan pimpinan. Yang jelas hingga saat ini dia masih menjadi anggota kami,” tutupnya. (pojoksatu)