Momen saat Erdogan mengunjungi Aceh tahun 2005

[PORTAL-ISLAM.ID]  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Ahad (26/12/2021) memperingati 17 tahun tsunami yang melanda wilayah Aceh, Indonesia pada 2004. 

Dalam sebuah pesan yang disampaikan melalui video kepada Diaspora Aceh Global, Erdogan mengatakan, ketika tsunami melanda, Turki menjadi salah negara yang sigap membantu Indonesia.

"Kami mengerahkan segala cara untuk Indonesia kapan pun mereka membutuhkannya. Kami menunjukkan sikap ini secara nyata ketika bencana tsunami yang terjadi pada 2004,” kata Erdogan, dilansir Anadolu Agency.

Erdogan mengatakan, ketika tsunami 2004 pemerintah Turki memberikan dukungan ke Indonesia. Bulan Sabit Merah Turki dan Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) dengan cepat mengirim tim mereka wilayah tersebut dan berkontribusi pada rekonstruksi.

“Turki telah mengirimkan bantuan lebih dari 75 juta dolar AS untuk pembangunan ke Indonesia. Saya ingin Anda memastikan kami akan melanjutkan dukungan ini sebagai bentuk persaudaraan dan kasih sayang kami," ujar Erdogan.

Erdogan juga mengingat kembali momen ketika dia berkunjung ke Aceh pada 2005. Erdogan mengatakan saat itu dia berkesempatan melihat sisa-sisa bencana di Banda Aceh.

Momen Erdogan ke Aceh

Erdogan yang saat itu menjabat Perdana Menteri Turki mengunjungi Aceh pada hari Ahad, 6 Februari 2005.

Kedatangan tamu penting Turki itu membuat Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Nanggroe Aceh Darussalam tampak ramai. Bahkan, penjagaan ketat dari aparat TNI terlihat di sekitar pangkalan ini. 

Wartawan luar dan dalam negeri pun sibuk menjemput kedatangan Recep Tayyip. Perdana Menteri Turki dan rombongannya tiba sekitar pukul 11.50 WIB dengan menumpang pesawat kenegaraan jenis Airbus A-310.

Kedatangan Perdana Menteri Turki itu disambut oleh Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dan Menko Kesra Alwi Shihab. 

Selama kunjungannya ke desa Lhoknga yang luluh lantak akibat tsunami, Erdogan mengatakan Turki ‘memiliki satu tugas kemanusiaan dan Islami untuk mengabdikan diri di sini.’ 

“Perlunya kami melihat di sini –sekolah, perumahan, panti yatim-piatu dan rumah-sakit– kami akan lakukan apa saja untuk membantu,” kata Erdogan, yang beberapa jam kemudian berangkat ke Malaysia, Thailand, Maladewa dan Sri Lanka.

Bantuan Turki itu telah mengundang simpati warga Aceh. “Banyak warganegara lain datang, namun hanya Turki yang tinggal. Turki adalah negara Islam jadi kami lebih bahagia menerima dari mereka,” kata Haji Maimun, seorang pejabat penanggulangan bencana Indonesia, seperti dilansir Hidayatullah.

[Video - Momen saat Erdogan mengunjungi Aceh tahun 2005]