Yang Istimewa Dari Aceh

Yang Istimewa Dari Aceh

Tidak ada daerah atau wilayah yang benar-benar bersih. Di masa Rasulullah dan para sahabat pelanggaran tetap terjadi, dan pelanggaran-pelanggaran itulah yang kemudian sangat berarti bagi kita, sebab setiap peristiwa akan melahirkan hukum dan dalilnya. Kita tau rajam dan sejenisnya karena memang telah ada kasus dan contohnya pada masa lalu.

Sebab tak ada diantara kita yang terbebas dari salah dan alpa, maka aturan dan hukum menjadi penting. Hukum dan aturan itulah yang menjaga kita. Menjaga akal, harta dan jiwa kita dari kehancuran.

Istimewanya Aceh, anda boleh bebas tapi jangan sampai kebebasan anda merusak akal, jiwa dan harta orang lain dan bahkan anda sekalipun. Itulah tujuan dari hukum Islam yang diperjuangkan dari dulu yang sekarang kita kenal dengan istilah qanun. Lalu apakah dengan diterapkan syariat Islam tidak akan ada lagi yang melakukan kesalahan? Jelas tidak! Hukum memagari tapi tidak berarti tidak ada yang mencoba melompati pagar.

Betapa banyak komentar nyinyir pada hukum syariat oleh mereka yang anti syariat Islam ketika ada peristiwa pelanggaran hukum di Aceh. Seakan dalam tempurung kepala mereka syariat telah gagal diterapkan karena masih ada pelanggaran.

Spanduk di atas adalah spanduk yang baru saja dipasang oleh Polisi Syariat (WH) dan Satpol PP di Nagan Raya, Aceh. Sebab terlalu banyak laporan dari masyarakat kalau remaja dan pemuda terlalu bebas di beberapa lokasi di Nagan Raya.

Ini adalah sebuah upaya menjaga generasi muda agar tidak rusak dan hancur akibat pergaulan bebas. Bayangkan kalau WH dan Satpol PP benar-benar bekerja dengan dibantu oleh masyarakat, berapa banyak pelanggaran yang bisa diminimalisir. Keadaan inilah yang sebenarnya didambakan oleh daerah lain dimana orang-orang tua sangat khawatir dengan ancaman kerusakan pada putra putri mereka.

Kita masyarakat Aceh sudah memiliki keistimewaan dengan adanya aturan seperti ini. Bantu pemerintah dengan ikut menjaga lingkungan masing-masing. Jangan segan menegur pelanggar. Dan apresiasi setiap bentuk penegakan aturan yang menjaga keturunan kita dari segala bentuk kerusakan.

Apresiasi untuk Bg Neldi Isnayanto V dan seluruh anggotanya. Semoga Allah membalas segala kebaikan orang-orang yang berbuat baik. Aamiin.

12/11/2021

(Andhika Muttaqin Ismail)