Tagar "DukungMUI" Menang Telak dari "BubarkanMUI", BuzzeRp Langsung Tenggelam Ke Dasar Kolam

[PORTAL-ISLAM.ID]  Usai penangkapan salah satu anggota Komisi Fatwa MUI yang dilakukan Densus 88, tagar alias tanda pagar #bubarkanMUI muncul di twitter. Tagar ini disuarakan oleh gerombolan BuzzeRp pendukung rezim.

Namun, tak berapa lama, muncul perlawanan dari netizen dengan menggaungkan tagar #dukungMUI yang dalam waktu singkat melibas gerombolan BuzzeRp.

Hingga berita ini ditulis, Kamis (18/11/2021) sekitar pukul 15.40 WIB, tagar #dukungMUI telah mencapai 86,5 ribu twit, sementara tagar #bubarkanMUI hanya mencapai sekitar 5,3 ribu twit.

Bukan cuma netizen akun receh yang menggemakan #dukungMUI, tapi juga para tokoh nasional.

Salah satunya mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.

"Demi keselamatan umat dan bangsa, ayo #dukungMUI," seru Said Didu di akun twittenrya @msaid_didu, Rabu (17/11/2021).

Dukungan kepada MUI juga disuarakan oleh Tokoh Wanita anggota DPD RI dari Jakarta Ibu Fahira Idris. 

"MUI adalah Wadah Musyawarah para Ulama, Zu’ama, dan Cendekiawan Muslim di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. Sebagai cucu mantan Ketua MUI, Almarhum Bapak KH. Hasan Basri, tentu saya #dukungMUI," kata Fahira Idris di akun twitternya @fahiraidris.

"Ternyata yang #dukungMUI jauh lebih banyak dibanding yg ingin MUI dibubarkan. Karena #kamibersamaMUI," tulis Ustadz Hilmi Firdausi di akun twitternya @Hilmi28.