BUKAN TERORIS

BUKAN TERORIS

Oleh: Aly Raihan El-Mishry

Romawi dan Persia sama sekali tidak berekspektasi bahwa Suku-Suku Arab di Jazirah akan membangun Imperium Kekhalifahan yang menyapu sebagian besar wilayah kekaisaran mereka hanya dalam kurun waktu kurang dari 100 Tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad.

Bangsa yang awalnya bodoh, sering terjadi friksi antar suku, nomaden, kehidupan norma sosial yang kacau dan sulit diatur itu hanya dalam tempo 23 tahun dididik oleh Muhammad Sholallaahu alaihi wassalam mampu menjadi Bangsa Terorganisir, disiplin, membangun reputasi sebagai Bangsa Penakluk, terkenal akan Kejujuran dan Keadilan, menjadi Referensi Ilmu Pengetahuan dan menggulung Persia dan Romawi Timur.

Itulah yang dilakukan Muhammad sholallaahu alaihi wassalam.

Mendidik Umat, mengajari Norma Perilaku Sosial, Membangun Peradaban, Menghadapi ketidak adilan dan penindasan, bersabar dalam ujian, menempah mental pejuang, menghadirkan keadilan dan keamanan.

Jadi, kenapa ada orang yang tidak melihat ini semua dan justru melabeli Islam sebagai ajaran radikal..

Bukankah seorang Radikal dan Teroris, tidak akan mengenyahkan kebodohan di masyarakat, memperbaiki Sistem Moral dan Nilai Karakter Mulia, menghapus friksi antar suku dan menggantinya dengan kebanggaan Islam, menyatukan masyarakat dalam keadilan dan keamanan, meninggalkan ratusan ribu murid yang membangun Peradaban di Penjuru Bumi...

Teroris tidak akan melakukan itu, demikian juga orang Gila dan Penyihir tidak akan mampu melakukan itu..

(*)