Tak Setuju dr Lois Ditangkap, Fahri Hamzah Singgung Pembungkaman: Tidak Mendidik Rakyat!

[PORTAL-ISLAM.ID]  Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah, turut mengomentari kabar penangkapan dr. Lois Owien.

Seperti diketahui, belakangan ini dr. Lois Owien memang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indonesia.

Mengapa? Hal itu lantaran dokter wanita tersebut kerap kali melontarkan opini-opini yang bersifat kontroversial terkait pandemi Covid-19.

Banyak netizen hingga tokoh publik yang merasa geram terhadap sebagian besar opininya yang dinilai mengandung hoax.

dr. Lois Owien lantas dilaporkan dan telah diamankan pihak kepolisian pada hari Minggu kemarin, 11 Juli 2021.

Penangkapan dr. Lois ini pun kontan saja mendapat pro dan kontra dari sejumlah pihak di Tanah Air.

Banyak yang mendukung penangkapan dr. Lois karena dinilai menyebarkan hoax, tetapi tak sedikit pula yang merasa tak setuju dengan tindakan tersebut.

Fahri Hamzah tak setuju dengan penangkapan dr. Lois Owien. Menurutnya seharusnya opini dilawan dengan opini, tak perlu dipenjara.

“Saya gak setuju orang ditangkap untuk disuruh diam dan diajak damai. Tidak mendidik rakyat,” kata Fahri Hamzah di akun twitternya, Senin (12/7/2021).

Walau demikian, menurutnya jika kasus dr. Lois benar-benar sampai ke meja hijau alias pengadilan, maka tentu saja akan sangat seru.

Mengapa? Karena menurut Fahri, itu artinya bahwa hakim dapat belajar banyak dari sosok dr. Lois Owien.

“Ini kalau sampai pengadilan seru kali ya... hakim bisa banyak belajar," ujar mantan Wakil Ketua DPR itu.

Netizen pun banyan yang merespons twit Fahri Hamzah terkait pengadilan terhadap dr Lois.

"Pengadilan harus buktikan omongan dokter louis salah.. Alias harus perintahkan autopsi bagi yg meninggal.. Agar bisa diketahui meninggal karena virus korona, interaksi obat atau sebab lain.. Klo cma adu jurnal mah sama aja boong..," komen @h_anasta.

"Dengan ditangkapnya beliau, ditutup Youtube yg ada beliau. Saya kok jadi Mulai Percaya dgn Ibu Dokter Lois ya. Apalagi beliau bilang bisa dibuktikan secara Ilmiah. Ilmiah vs ilmiah itu Asyik....Ilmiah vs ditangkap bacanya aja nggak Enak hadeeeh," komen @Helmiindra75.