KERAS! Habib Mahdi Ingatkan Dahnil Simanjuntak

[PORTAL-ISLAM.ID]  Juru Bicara (Jubir) Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak tuai kontroversi setelah tangkapan layar dari komentarnya tentang Habib Rizieq beredar di media sosial.

Dalam komentar tersebut, Dahnil Anzar menyebut mengatakan bahwa Habib Rizieq bukan siapa-siapa baginya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Habib Rizieq merupakan ulama yang suka memaki, menuduh, hingga memprovokasi.

Dahnil juga menyebut perolehan suara Prabowo justru lebih besar saat tidak didukung Habib Rizieq pada 2014, namun di 2019 turun. Dahnil menyatakan jangan-jangan Habib Rizieq yang membuat suara Prabowo turun di pilpres 2019.

Pernyataan-pernyataan Jubir Prabowo ini sangat disesalkan banyak pihak.

Salah satunya disampaikan oleh Habib Mahdi Bin M. Luthfi Bin Yahya.

Beliau adalah mantan Ketua DPD FPI Kalimantan Selatan, yang sekarang menjadi Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalsel dari Partai Gerindra (2019-2024).

"Prilaku serta ucapan seperti anda @Dahnilanzar ini, mencoreng Nama Baik Partai Gerindra...," kata Habib Mahdi Bin Yahya di akun twitternya @habibmahdiyahya, Ahad (18/4/2021).

"Asal anda tau, Wallahi.. Prabowo bicara langsung dgn saya saat beliau hadir diacara Ijtima' Ulama, beliau katakan Ormas yang Paling Ikhlas Berjuang bersama kami adalah FPI dibawah komando HRS. Bukan saja sebagai ulama besar dia adalah sosok yang pantas menjadi Imam Besar Ummat Islam... Terima kasih FPI telah membantu berjuang bersama kami..," ungkap Habib Mahdi menirukan pernyataan Prabowo saat itu.

"Dan saya pribadi Saat menjadi ketua FPI Kalsel, dari 13 Kab/kota di Kalsel keliling hampir disetiap kecamatan & desa bersama Anggota saya FPI Kalsel mensosialisasikan Prabawo - Sandi memakai dana pribadi.. Bahkan setiap Pak @sandiuno datang kampanye di Kalsel saya setia mendamping beliau," ujar Habib Yahya.