Setelah Penantian 65 Tahun, Umat Hindu India Tamil di Jakarta Bakal Punya Kuil untuk Ibadah

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Setelah 65 tahun penantian, umat Hindu etnis India Tamil yang tinggal di DKI Jakarta bakal mempunyai kuil untuk beribadah. Bahkan kuil yang dibangun di atas lahan seluas 4.000 meter persegi di Kalideres, Jakarta Barat, juga akan menjadi destinasi wisata.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Shri Sanathana Dharma Aalayam Kobalen berterima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta yang mendukung pembangunan kuil tersebut. 

"Selama 65 tahun kami masyarakat Hindu India yang berada di Jakarta akhirnya pertama kali bisa memiliki tempat ibadah sendiri setelah sebelumnya menumpang sana sini," ujarnya, Sabtu kemarin (27/3/2021).

Kobalen mengatakan bahwa masyarakat Indonesia memang benar-benar mencintai keberagaman seperti yang tertuang dalam Bhineka Tunggal Ika. Dia memastikan bangunan kuil itu akan selesai dibangun akhir tahun 2021 atau awal 2022. 

Dalam proses sewa tanah itu, masyarakat Hindu India diperbolehkan menyewa tanah selamanya dengan syarat perpanjangan setiap lima tahun sekali. 

Peletakan batu pertama kuil telah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 14 Februari 2020 lalu. Kuil yang dibangun di tanah milik Pemprov DKI Jakarta itu merupakan pemberian sewa tanah kepada umat Hindu India. 

Dalam pemantauan pembangunan kuil itu, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (Ariza) didampingi Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto dan Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti melakukan peninjauan pada Sabtu kemarin (27/3/2021). 

"Ini bukti Jakarta merupakan kota kolaborasi, kota sinergi, kota beragam, kota budaya, dan kota kita semua," ujar Ariza.

Ariza juga mengapresiasi umat Hindu India yang bersedia membagi ruangan ibadah dengan masyarakat umum di Jakarta. Bangunan tersebut nantinya bukan hanya diperuntukan untuk umat Hindu India beribadah, melainkan juga untuk masyarakat umum yang hendak berkunjung dan singgah.

Nantinya kata Ariza, lantai dasar bangunan tersebut akan digunakan sebagai ruang serbaguna bagi masyarakat luas. Ruang serbaguna itu dapat menampung 1.000 orang dalam waktu bersamaan. 

"Ini bukti masyarakat hindu India di Jakarta beri kontribusi yang terbaik bagi masyarakat Jakarta khususnya di Jakarta Barat," terang Ariza.

(Sumber: Sindonews)