Jadi Ketum, Sandiaga Uno Akan Bawa PPP Jadi Partai Islam Papan Atas

[PORTAL-ISLAM.ID]  Nama Sandiaga Uno masuk dalam bursa calon Ketua Umum (caketum) PPP. Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra itu akhirnya angkat bicara.

"Keluarga besar saya sebetulnya juga banyak loyalis-loyalis PPP," ungkap Sandiaga Uno setelah mengunjungi pabrik pengolahan kulit di Garut, Jawa Barat, Kamis (6/11/2020), seperti dilansir detikcom.

Hanya saja, Cawapres pada Pilpres 2019 itu belum menjawab apakah bersedia pindah ke PPP jika peluangnya menjadi ketua umum terbuka lebar.

"Jadi kebetulan Plt Ketua Umum PPP masih paman saya, Pak Suharso. Saya sampaikan kepada semua, rekan-rekan fokus pada pemulihan ekonomi bangkitnya, dan buka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga.

Sandiaga Uno dianggap bisa jadi efek kejut yang diperlukan PPP. 

PPP memang akan menggelar muktamar pada 20-23 Desember 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu agenda dalam Muktamar IX PPP itu adalah pemilihan ketua umum.

Terlepas dari jadi atau tidaknya bergabung, Sandiaga dinilai bisa menjadi jawaban atas kebutuhan PPP, yang saat ini dianggap sedang dalam krisis kepemimpinan. Sandiaga dianggap bisa menjadi efek kejut bagi PPP untuk meraup suara pada Pilpres 2024.

"Dari sisi kebutuhan, PPP memang mengalami penurunan yang cukup ya. Seperti kasus Romi (eks Ketum PPP Romahurmuziy yang terseret korupsi), belum lagi kalah dengan partai Islam lainnya. Bahkan kemarin hampir nggak lolos PT (parliamentary threshold/ambang batas masuk parlemen)," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, dalam perbincangan, Senin (26/10/2020).

Yunarto menilai PPP membutuhkan efek kejut untuk mendongkrak suara di Pemilu 2024. Sandiaga dianggap mampu menjadi efek kejut tersebut.

"Memang partai ini membutuhkan efek kejut, paling mudah melihat perilaku pemilih Indonesia yang cenderung demokrasi kultus butuh sosok yang kuat sebagai ketum. Sandi punya daya magnet elektoral. Ini yang tidak dimiliki ketum sebelumnya, seperti Romi, Suharso," sebut Yunarto.

Hal senada disampaikan pengamat politik Tarli Nugroho. Menurutnya ditangan Sandiaga Uno, PPP bakal menjadi partai papas atas sekaligus menjaga peluang Sandiaga Uno di Pilpres 2024.

"Untuk memelihara peluang di 2024, Sandiaga Uno harus mempertimbangkan secara serius tawaran masuk bursa Ketum PPP. Jika terpilih, dia punya waktu untuk meremajakan partai ini," kata Tarli Nugroho seperti dikutip dari status facebooknya, Sabtu (7/11/2020). 

"PPP punya basis tradisional, dan dengan sosok Sandiaga Uno sangat mungkin bisa merangkul para pemilih baru. Infrastrukturnya juga sudah jadi. Menyalip PAN dan Demokrat bukan mustahil bisa dilakukan," tandasnya.


Baca juga :