Turki Meresmikan Pabrik Panel Surya Terintegrasi Pertama di Eropa dan Timur Tengah


[PORTAL-ISLAM.ID]  Turki pada Rabu (19/8/2020) meresmikan pembukaan fasilitas manufaktur panel surya terintegrasi pertama di negara itu dan satu-satunya di Eropa dan Timur Tengah.

Didirikan di Zona Industri Terorganisir Başkent Ankara, pabrik produksi sel modul wafer-ingot surya utama di Kalyon Holding dibuka dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan.

Fasilitas ini akan dioperasikan melalui investasi sebesar $ 400 juta (TL 2,9 miliar) di area tertutup seluas 100.000 meter persegi (hampir 25 acre) dan akan mempekerjakan 1.400 orang, kata Erdogan dalam pidatonya.

“Saya yakin fasilitas itu akan membawa negara kita menjadi pemimpin dalam industri panel surya,” tegasnya.

Pabrik tersebut akan memproduksi panel surya dengan kapasitas 500 megawatt (MW) per tahun, kata Presiden. “Kami akan mencegah impor panel surya dan komponen senilai jutaan dolar,” kata Erdogan.

“Turki telah mencapai posisi di bidang energi terbarukan di mana ia dapat memproduksi teknologi,” Menteri Keuangan Berat Albayrak mengatakan dalam pidatonya pada upacara tersebut, mengungkapkan keyakinan bahwa negara itu akan bergerak maju di bidang teknologi lain juga.

Juga berbicara dalam upacara tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Dönmez mengatakan fasilitas itu akan membantu mencegah impor senilai hampir $ 100 juta setiap tahun.

“Pabrik kami, yang hidup kembali dengan investasi $ 400 juta, akan menjadi satu-satunya pabrik panel surya terintegrasi di dunia yang beroperasi di bawah satu atap,” katanya.

Turki telah berhasil menjadi kesembilan di dunia dan ketiga di Eropa di antara negara-negara yang telah meningkatkan kapasitas tenaga surya terpasang mereka sejak mulai menjalankan pembangkit tenaga surya pada tahun 2014, kata Dönmez.

Dengan commissioning pabrik, pangsa energi surya dalam produksi listrik di Turki akan meningkat sebesar 25% dan emisi tahunan sebesar 2 juta ton karbon dioksida akan dicegah, tambah menteri.

Turut berbicara dalam acara tersebut, Ketua Pengurus Induk Kalyon Cemal Kalyoncu menegaskan fasilitas itu merupakan investasi yang sangat penting di bidang energi nasional.

Kalyoncu juga mengemukakan bahwa pabrik tersebut merupakan pabrik terintegrasi pertama dan satu-satunya di dunia yang menggabungkan semua tahapan produksi panel surya, termasuk penelitian dan pengembangan (R&D), di bawah satu atap.

Sumber: Daily Sabah