Ini Bukti Mendengarkan Lantunan Alquran Baik untuk Tubuh dan Otak


[PORTAL-ISLAM.ID]  Salah satu kebaikan paling mudah yang bisa kita amalkan adalah dengan mendengarkan murottal atau lantunan Alquran. Cukup buka smartphone, setel saja aplikasi Alquran audio atau putar video yang ada internet. Agar lebih memahaminya, kita juga bisa mendengarkan sambil membaca terjemahan ayat tersebut.

Prof. Dr. Wahabh Az Zuhaly dalam Mausu’ah Al Fiqh Al Islam wa Al Qadhaya Al Muashirah menjelaskan sebagai berikut:

ان ما يسجل على أشرطه الكاسيت هو القرأن نفسه متلوا بصوت القارئ الذي قرأه وأن تسجيله جائز لا مخالفة فيه للشرع وفوائده كثيرة منها استماع القرأن وتدبره وتعليم الناس تلاوته حق تلاوة وحفظه لمن اراد أن يحفظ شيئا منه ويحصل الثواب لمن إستمع القرأن من هذا الشريط كما يحصل له إذا استمعه من القارئ نفسه

"Sesungguhnya suara (Al Qur’an) yang direkam dalam kaset adalah bacaan Al Qur’an itu sendiri yang dilantunkan oleh pembacanya. Hukum merekamnya pun diperbolehkan karena tidak menyalahi syariat. Bahkan faedahnya banyak, diantaranya memperdengarkan bacaan Al Qur’an serta mentadabburinya, mengajarkan orang lain untuk membaca yang benar bagi yang ingin belajar membaca dan menghafal bagi yang ingin menghafal Al Qur’an. Bagi orang yang mendengar rekaman itu juga mendapatkan pahala sebagaimana ketika mendengarkan bacaan Al Qur’an dari pembacanya secara langsung."

Tak hanya berpahala, mendengarkan ayat-ayat Alquran ternyata baik untuk tubuh kita. Berikit diantaranya seperti dinukil dari idntimes:

1. Baik untuk perkembangan otak kita

Kamu pasti pernah mendengar bahwa wanita yang sedang hamil sebaiknya banyak mendengarkan musik klasik agar otak janin bisa berkembang dengan lebih baik. Hal yang sama juga berlaku untuk Alquran. Banyak orang yang menyarankan agar sang ibu banyak membaca dan mendengarkan lantunan ayat suci tersebut.

Namun seberapa besar efeknya terhadap otak kita? Sudah banyak studi yang meneliti mengenai hal ini. Salah satunya adalah studi tahun 2012 dari Universiti Teknologi MARA Malaysia. Studi tersebut mencoba membandingkan efektivitas dari musik klasik dan Alquran terhadap gelombang otak menggunakan alat Electroencephalogram (EEG).

Peneliti meminta 28 partisipan untuk mendengarkan surat Yasin dan musik klasik Pachelbel's Canon D. Hasilnya, ketika ayat Alquran diputar, terdapat peningkatan gelombang otak hingga 12,67 persen. Sedangkan ketika partisipan mendengarkan musik klasik, peningkatan tersebut hanya mencapai 9,96 persen.

Ini artinya, mendengarkan Alquran menimbulkan respons otak yang lebih pesat daripada musik klasik. Peneliti berasumsi bahwa ini terjadi karena ayat-ayat kitab tersebut bisa membuat kita lebih rileks dibandingkan musik klasik.

2. Meredakan gangguan kecemasan

Apakah kamu sering merasa cemas karena semua urusanmu? Mendengarkan lantunan ayat Alquran bisa membantumu lebih tenang dan berpikir jernih, lho. Sudah banyak studi yang membuktikan manfaat ini.

Salah satunya adalah yang diterbitkan oleh Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research tahun 2018. Hasil menunjukkan bahwa mendengarkan Alquran bisa menjadi obat untuk gangguan kecemasan non-farmakologi. Selain itu, amalan tersebut juga bisa meningkatkan kualitas tidur kita.

3. Mempercepat penyembuhan orang yang sedang sakit

Alquran ternyata juga bisa mempercepat penyembuhan pasien dengan berbagai penyakit, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Terdapat beberapa contoh kasus dari studi yang telah dilakukan sebelumnya. Berikut ini di antaranya:

- Dapat meningkatkan fungsi pernapasan dan tingkat kesadaran pasien yang menggunakan alat ventilator;
- Meningkatkan kondisi pasien cuci darah;
- Mempercepat pemulihan pasien dengan trauma kepala dan pendarahan otak, dan lain-lain.

Namun perlu diketahui bahwa efek-efek tersebut bisa dicapai ketika pasien juga melakukan prosedur medis yang dianjurkan.

4. Baik untuk kesehatan jantung dan paru-paru

Berikutnya, mendengarkan Alquran juga bisa meningkatkan kesehatan jantung kita. Penelitian dari International Journal of Scientific Study tahun 2017 mencoba mengamati perubahan pada pasien koma di kota Zabol, Iran.

Walaupun penelitian ini terbatas, mereka menemukan bahwa mendengarkan Alquran bisa menstabilkan tekanan darah, detak jantung, aliran darah, dan pernapasan pada pasien. Semua itu berkaitan dengan kesehatan jantung dan paru-paru.

5. Meningkatkan kemampuan memori

Salah satu masalah degeneratif yang sering dialami oleh manusia adalah menurunnya kemampuan memori atau yang sering disebut sebagai pikun. Ternyata salah satu cara untuk terhindar dari masalah tersebut adalah dengan mendengarkan ayat-ayat Alquran.

Studi dari University of Mohaghegh Ardabili di Iran tahun 2014 mencoba meneliti bagaimana pengaruh lantunan Alquran terhadap memori anak-anak sekolah dasar. Hasilnya pun mengesankan.

Terlihat peningkatan performa ingatan antara siswa yang tidak mendengarkan lantunan ayat dan yang mendengarkannya selama 15 menit. Peneliti mengatakan bahwa perbedaannya cukup signifikan. Studi itu pun merekomendasikan sekolah-sekolah Islam untuk memutarkan Alquran selama minimal 15 menit per hari.

6. Sangat baik untuk psikologis manusia

Alquran dijuluki sebagai Syifa atau yang artinya adalah penyembuh, terutama untuk segala penyakit dalam jiwa kita. Orang yang membaca pun yang mendengarkannya bisa mendapatkan manfaat besar dalam aspek psikologis.

Studi dari University of Technology di Malaysia berhasil membuktikannya. Mereka mencoba mengukur aktivitas otak menggunakan Electroencephalogram (EEG). Alat itu akan mengukur gelombang alfa, beta, gamma, delta, dan theta.

Tercatat bahwa otak menghasilkan gelombang alfa saat membaca dan mendengarkan Alquran. Ini mengindikasikan bahwa otak sedang dalam kondisi damai, tenang, terhindar dari stres, rileks, dan lebih fokus.

Itulah diantara manfaat mendengarkan Al-Quran bagi tubuh dan otak kita.

MASYA ALLAH... Menakjubkan sekali, Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.

Baca juga :