COVID-19: The Winter Is Really Coming Now

(Potret Jakarta, lengang, 25/03/2020. Twitter @marlina_idha)

COVID-19: WINTER IS COMING

Dengan bermobil kami menelusuri Jakarta. Melakukan observasi lapangan pada kota dengan paparan COVID 19 sebanyak 70%, tertinggi di Indonesia.

Sebagian Mall yang biasanya hingar bingar padat manusia, tutup sudah. Sebagian kecil masih buka, dalam kondisi yang sepi dan menyedihkan. Sebagian tenant masih memberanikan diri buka, berharap ada 1-2 pengunjung memberikan omzet, sebagian besar lagi sudah jauh-jauh hari menutup rolling doornya. Omzet tak menutup biaya operasional.

Karyawan mulai dirumahkan satu demi satu. Tidak di Mall, juga di kantor-kantor.

Dalam malam yang lengang, di beberapa sudut Jakarta, bergerombol dalam jumlah besar Ojek online. Wajah-wajah yang lapar, lelah, dan berharap penumpang, sampai jauh malam, sia-sia tentu adanya.

Stasiun-stasiun dan Halte busway yang biasanya penuh menyemut, lantainya hingap, sunyi memantul cahaya lampu yang redup.

Bersanding mobil kami sesekali dengan busway, kosong dan sunyi isinya.

Kota terbesar di Indonesia ini mulai senyap, warganya mulai belajar diam, menanti harap, memeluk gelisah, di dalam rumah.

Menghitung dompet dan saldo ATM, mendaftar isi kulkas, lemari, dan persediaan beras.

Bencana pageblug ini, telah merambah seluruh muka bumi, tanpa kecuali, hanya dalam tiga bulan.

Di Indonesia, 24 propinsi sudah terpapar, tinggal 10 propinsi lagi menyusul dalam waktu amat dekat.

Virus ini membungkus bumi seperti jaring raksasa. Dan semua isinya tersandera.

Virus ini menggulung daratan dan lautan dalam kekuatan mega tsunami.

Tanpa air dia menghantam habis semua bangunan. Tanpa angin dia meruntuhkan semua yang tegak berdiri. Tanpa api dia membakar tinggal puing.

Tanpa hujan dia membanjiri setiap hunian hingga seluruh atap tak terlihat.

Tanpa banyak cakap dia menyedot habis air seluruh lautan. Menenggelamkan seluruh daratan.

Virus ini adalah pembelajaran besar bagi bumi.

Virus ini kurang memiliki daya bunuh bagi manusia. Masih kalah jauh kemampuan mencabut nyawa dibandingkan 'Dengue' penyebab Demam Berdarah. Itu yang selalu didengungkan Pemangku Kebijakan.

Manusia bukan target utama virus ini.

Target virus ini ternyata adalah: membunuh negara.

Dan, untuk kemampuannya ini, dia berhasil.

Hanya dalam tiga bulan.

The winter is really coming now. Musim dingin yang tajam menusuk, betul-betul telah datang sekarang.

Membuat manusia dipaksa diam di rumah. Dalam waktu, panjang.

Saya menghela napas menuliskan ini. Tetapi, saya harus sampaikan jauh-jauh hari kepada seluruh Rakyat Indonesia. Bersiaplah sejak sekarang.

Kalau tidak, anda semua terutama yang tinggal di kota-kota, betul-betul akan mati kelaparan.

Hari ke 24 Bencana Covid19 di Indonesia.

25/03/2020

dr. Tifauzia Tyassuma
(Dokter, Peneliti, Penulis)

loading...