Masya Allah... Polisi di Inggris Berjanggut dan Hafal Alquran


[PORTAL-ISLAM.ID]  Ini kisah tentang brother Daniel Benichi, yang pada saat video ini buat, dia baru memeluk Islam selama 8 tahun. Menariknya, di usia keislamannya itu, dia telah mengerti bahasa Arab (sekitar 70-80%) dan telah memiliki ijazah atas qiroah Al Qur’annya. [di video ini Anda akan saksikan Daniel membaca Al Quran dengan merdu]

Ia belum bekerja sebagai polisi pada saat ia memutuskan untuk memeluk Islam. Pekerjaannya sebagai polisi bermula ketika suatu hari seseorang dari kepolisian datang ke masjid tempat ia melaksanakan sholat dan menginfokan bahwa ada lowongan pekerjaan bagi yang beragama Islam untuk menjadi polisi. Ia pun memutuskan untuk mendaftar.

Yang menarik dari cerita ini adalah ketika dia mengajukan tiga persyaratan berikut pada wawancara di dalam proses seleksi menjadi polisi:

1. Ia harus bisa sholat Jumat di masjid 100%
2. Ia harus bisa sholat lima waktu on time tepat waktu
3. Ia harus diizinkan untuk memelihara janggutnya, karena dia merasa itu adalah identitasnya sebagai seorang muslim.

Persyaratan yang dikabulkan sehingga dia akhirnya jadi polisi Inggris.

Lagi-lagi kita dibuat termangu. Ia yang ketika itu baru beberapa waktu memeluk Islam bisa dengan percaya diri mengajukan persyaratan yang demikian, sedangkan sebagian kita yang telah lama memeluk Islam terkadang rela mengorbankan syiar agama demi mendapatkan pekerjaan.

Dalam video ini Daniel menceritakan proses muallafnya:

"Nama saya Daniel Benichi. Sebelum Islam saya adalah seorang Kristen. Saya seorang Muslim sekarang selama delapan tahun. Saya lahir di Inggris, dan sekarang saya berusia 26 tahun. Saya belajar di kota Bath (97 mil sebelah barat dari London), dan saya pergi ke sekolah-sekolah Katolik sepanjang hidup saya.

Saya tinggal di Bath sejak usia 13 tahun. Jadi saya menghabiskan seluruh masa remaja saya di sini. Tapi untungnya bagi saya sendiri teman-teman yang saya kelilingi tidak buruk.

Sebenarnya ketika saya remaja saya tidak memiliki tujuan hidup. Saya merasa, pada saat itu, apa gunanya memiliki tujuan atau sasaran! Karena hidup hanya untuk bersenang-senang."

Daniel mengenal Islam melalui rekan-rekannya di perguruan tinggi di Brussels, Belgia. Dan sebelum itu dia tidak tahu apa-apa tentang agama itu. Hubungan dekatnya dengan rekan-rekan Muslimnya membuatnya belajar tentang Islam.

Saat sujud pertama kali usai menjadi muslim, Daniel Benichi tak kuasa menahan tangis kebahagiaan.

"That was the first time it really affected me. When it started I just couldn’t stop crying, to be honest. When I was in sujud (prostration) I felt the closest to Allah. You can’t get any closer. So you really feel it then. It was the first sujud I made in my life."

Simak videonya...
[Video Lengkap]
Loading...