RAKYAT SUDAH MUAK!


[PORTAL-ISLAM.ID] Calon Presiden nomor urut 02 Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, merasa kehadiran sejuta massa kampanye akbar mewakili seluruh daerah buah dari selama hampir delapan bulan ia bersama Cawapres Sandiaga Uno Salahuddin keliling Indonesia menginginkan perubahan.

“Massa di luar tidak bisa nasuk Gelora Bung Karno, luar biasa. Hampir 8 bulan keliling Indonesia kami memangkap getaran hari ini rakyat Indonesia sekarang ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat sudah tidak mau dibohongi lagi, rakyat sudah muak dengan korupsi, rakyat sudah muak dengan ketidakadilan, rakyat sudah tidak mau lagi hak-haknya diinjak-injak lagi,  rakyat sudah mengerti, rakayat tidak bodoh. Saudara saudara datang ke sini menyatakan sudah cukup tidak mau dibohong-bohongi lagi,” kata Prabowo dalam orasi politiknya dihadapan sekitar sejuta massa yang menghadiri Kampanye Akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (7/4/2019).

Satu juta lebih rakyat hadir kata Prabowo yang mendapat laporan dari semua Sekjen partai koalisi pendukung nomor 02. “Saya sempat keliling, masih banyak rakyat tidak bisa masuk ke sini (GBK). Kalian datang tak dikasi uang, bagaimana mau dikasi uang satu juta orang?. Bahkan saya yang dikasi rakyat uang. Terimakasih, Tuhan Kau beri saya kesempatan membela rakyat, Kau berikan pada saya dengann tokoh-tokoh melawan ketidak adilan,  melawan keangkara murkaan melawan penipu rakyat sendiri,” teriak Prabowo disambut gemuruh dan Takbir menggelora di seluruh penjuru GBK yang dipadat massa.

Lebih lanjut mantan Pangkostrad TNI itu berpandangan dirinya sebagai capres karena sakit melihat ibu pertiwi diperkosa dan kekayaan Indonesia diambil.

“Saya di sini karena berpandang negara kita sakit, ibu pertiwi diperkosa, kekayaan kita diambil. Terus hak-hak diinjak, kepada desa diancam. Ulama, Kiyai dikejar. Emak-emak ditangkap.  UUD menjamin kebebasan, Ahmad Dhani meringkuk dipenjara. Hai hakim yang tidak memberi keadilan pada rakyat jangan kau kira tidak dicatat. Hai gubernur, bupati jangan kau kira bisa mengancam rakyatmu sendiri. Dulu Bangsa Indonesia mengusir penjajah, sekarang bangsa Indonesia mengusir bangsa sendiri yang zalim. Yakinlah yang benar pasti benar. Saya bersama Sandi hanya untuk berbakti pada rakyat,” ucap Prabowo kembali disambut Takbir dan tepuk tangan jutaan pasang tangan massa.

Sumber: Harian WASPADA