Jokowi Sudah Ditunggu Mudik di Solo


Sababat mungkin tahu Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi ada di Solo. Tepat 500 meter dari rumah Joko Widodo. Apakah Prabowo atau Sandi membeli atau menyewanya? Tidak.

Gedung Kantor Pusat BPN itu diberikan secara cuma-cuma oleh sahabat saya Haji Agus Syahid, seorang tokoh agama, tokoh masyarakat sekaligus pengusaha besar di Solo. Bukan cuma satu, tiga buah gedung miliknya dihibahkan untuk perjuangan.

Adalah juga para pengusaha Muslim hotel berbintang lima dan restoran-restoran terkemuka di Solo pun berlomba menawarkan fasilitasnya kapan pun dan berapa pun untuk agenda pemenangan.

Apakah mereka mengharap imbalan? Tidak sama sekali. Mereka sudah cukup dengan apa yg amanah rezeki-Nya. Sempat ada yg menawari uang hingga 100M agar mereka tak berkontribusi pada Pemilihan Umum ini, mereka tolak.

"Satu Trilyun pun saya tolak, Ustadz. Saya mencari keberkahan. Aset saya lebih dari yg mereka tawarkan. Saya tidak tertarik 1T. Apalagi tak jelas sumbernya darimana," kata sahabat pengusaha di Solo saat sempat berbincang.

Ya, kita berjuang bukun untuk mengambil untung atau kesempatan. Kita berjuang adalah untuk Indonesia yang jauh lebih adil dan jauh lebih makmur. Bukan karena ada mau di belakangnya.

Doakan kami semua bisa berkontribusi lebih banyak lagi untuk Indonesia.

Salam dari lokasi tempat Pak Jokowi akan pulang sebentar lagi...

Jum'at, 29 Rajab 1440

(Azzam Mujahid Izzulhaq)

*Ket. Foto: Haji Agus Syahid dan Azzam Mujahid Izzulhaq