"Kader" PAN Membelot Dukung Jokowi, Zeng Wei Jian: Gerbong Hantu


[PORTAL-ISLAM.ID]  Cieee...ada "kader" PAN Sumatra Selatan Pendukung Prabowo Membelot. Kapan pernah orang-orang ini jadi "Pendukung Prabowo".

Semacam Yusril, KH Maruf Amin, Yusuf Mansur, La Nyalla Mataliti, Kapitra Ampera cs. Gerbong Kosong tanpa penumpang. Gerbong hantu.

Hari ini mereka mainkan isu agama. Nantang jadi Imam Sholat. Tutupi semua kegagalan prestasi 4 tahun. Karet, kopra, sawit harganya ambruk. Ga nyadar die-die juga yang Pro Penoda Agama Ahok.

Penulis: Zeng Wei Jian
--------

Membantah adanya kabar "kader" PAN yang membelot, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Selatan akan melaporkan 25 orang mengaku sebagai kader PAN yang mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Wakil Ketua Bidang Hukum DPW PAN Sumsel Darussalam mengatakan, 25 orang yang melakukan deklarasi itu bukanlah kader mereka. Ia mengimbau oknum tersebut untuk meminta maaf karena telah mencatut nama PAN.

"Kami berikan waktu tiga hari untuk mereka yang mengaku sebagai kader PAN untuk minta maaf. Kalau tidak, kami akan tempuh jalur hukum," kata Darussalam, Kamis (13/12/2018).

Darussalam mengatakan, ulah 25 oknum yang mengaku sebagai kader PAN dan mendeklarasikan pasangan Jokowi-Ma'ruf itu sangat merugikan mereka. Bahkan, beban moral dari pengurus, kader dan caleg juga ikut terjadi.

Sebab, partai PAN sebelumnya mendukung penuh pasangan Prabowo- Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 mendatang.

"Kami sangat dirugikan atas ulah oknum ini," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN Sumsel, Rudi Apriadi menegaskan bahwa pihaknya tak pernah mengenal 25 oknum yang mengaku sebagai kader PAN tersebut, sehingga dipastikan bahwa mereka bukan anggota.

"Kami tidak kenal mereka, ini akan ditindaklanjuti kepada DPW. Jika pun itu memang kader kami, tentunya akan ada konsekuensi jika membelot. Kami tidak segan melakukan pemecatan," tandas dia.

Rudi pun meminta 25 orang yang mengaku sebagai kader partai PAN untuk menunjukkan bukti-bukti sebagai anggota. Sebab, seorang anggota partai haruslah lebih dulu melewati tahapan, seperti pelatihan dan aktif di dalam organisasi.

"Jika ingin memberikan dukungan, silakan, tapi jangan mencatut nama partai PAN. Jelas dengan membawa nama partai kami akan tempuh jalur hukum," tegasnya.

Seluruh kader DPW PAN di Sumsel pun, sambung Rudi, secara tegas telah mendukung Prabowo-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Begitu juga dengan sayap partai dan para simpatisan yang lain.

"Dari jajaran PAN terendah di Sumsel tetap mendukung Prabowo-Sandi, kami sudah komitmen. Kejadian ini tidak akan berpengaruh pada pilpres nanti," ujar dia.

Sumber: http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/12/13/dianggap-mencatut-25-kader-pan-sumsel-yang-dukung-jokowi-maruf-akan-dilaporkan-ke-polisi