(Mantan) Kader-kader PKS Deklarasikan GARBI (Gerakan Arah Baru Indonesia)


Selamat 'mengudara' Garbi di Indonesia

Saya dapat info bahwa hari ini (Ahad, 9-9-2018) ada 'soft launching' GARBI, salah satu Ormas yang membawa narasi 'Arah Baru Indonesia'. Didalamnya banyak mantan kader-kader PK/PKS dahulu. (Namun kepastiannya saya tidak terlalu tahu, karena memang tak ada yang memberi tahu, kecuali muncul di TL...😀)

Menurut saya, langkah soft deklarasi ini patut dihargai dan diapresiasi. Sehingga tidak ada lagi keraguan, jasus, dzhon, perkataan buruk dan sangkaan-sangkaan yang menyebabkan rusaknya ukhuwah Islamiyah sesama aktivisi yang menyatakan dirinya: 'Allahu Ghoyatuna, Ar Rasul Za'imuna, Al Qur-an dusturuna....dst'

Dari dahulu saya punya komitmen politik, siapapun yang berkeinginan memajukan Indonesia, mensejahterakan rakyatnya, turut serta perdamaian dunia, menciptakan Good Governance untuk Indonesia lebih baik, maka ia saya anggap kawan yang sama-sama berjuang. (Dan selama 10 tahun di DPRD F-PKS pun saya komitmen menerapkannya dalam bermusyarokah untuk hal-hal yang sama-sama dianggap baik). Walaupun berbeda sikap politik, partai, suku, latar belakang, agama, dsb.

Sebagaimana Syaikh Hassan Al Banna berkata:

نتعاون على ما نتفق عليه , ويعذر بعضنا بعضا فيما نختلف فيه

“Kita tolong-menolong atas apa yang kita sepakati dan saling memaafkan dalam hal yang kita perselisihkan.”

Beda Parpol/ormas/mazhab dsb, tidak boleh menyebabkan rusaknya ukhuwah.

Sekali lagi, selamat berkarya yang terbaik untuk bangsa dan ummat serta mari saling berlomba untuk bermanfaat bagi manusia yang lain dan sekalian alam.

Salam!

(Muhammad Fadri A R)