Kelakuan Buzzer Jokowi Bikin Pemilih Setia Pada Kabur


[PORTAL-ISLAM.ID] Peran buzzer di sosial media bagaikan pedang. Kalau tak pandai dan salah menggunakan malah bisa jadi bumerang menebas kelompoknya sendiri.

Akun @mgreantara yang menyebut sebagai pemilih setia Jokowi merasa gerah dengan polah buzzer-buzzer Jokowi-Ahok yang akhirnya memutuskan untuk tidak akan lagi memilih Jokowi.
"Pak @jokowi mohon maaf, tapi kelakuan para buzzer pendukung anda & Pak Ahok malah menghilangkan beberapa pemilih setia Bapak, termasuk saya.

Mohon ditertibkan sebelum terlambat, Pak.. 😊😊," tulis Muki Ginanjar R. di akun twitternya @mgreantara, Minggu (3/6/2018).

Dari lini masa di TL-nya, akun @mgreantara sepertinya kecewa dengan buzzer (para pendukung) Jokowi-Ahok yang nyinyirin terus Anies-Sandi, terbaru soal 'Tempat Sampah dari Jerman' yang ternyata sudah sejak masa Ahok.

Tak hanya akun @mgreantara, akun pentolan buzzer Jokowi-Ahok @kurawa pun menyebut cara berkampanye pendukung jokowi di sosmed memang salah. Sehingga tak heran kalau buzzer-buzzer Jokower kalah telak. Hal ini mengacu liputan terbaru di majalah Tempo edisi 4 Juni 2018.

"Di medsos menurut Tempo, akun2 Jokower kalah telak dengan kelompok sebelah, gue sudah ingatin dari awal cara berkampanye pendukung jokowi memang salah dan brutal menyerang kawan dan lawan..kritik dianggap musuh πŸ‘€," tulis akun @kurawa.


Sebenarnya, gak perlu sih diviralkan hal ini. Takutnya mereka nanti malah jadi sadar akan kekeliruannya. Hehe...

Padahal kekeliruan mereka menguntungkan untuk #2019GantiPresiden πŸ˜‚

Tapi gak enak kalo menang tanpa lawan sepadan πŸ˜