Yang pertama menetapkan jaminan pensiun bukanlah Jerman, Amerika, atau Barat, melainkan Khalifah Umar bin Khattab

[Peradaban Islam]
YANG PERTAMA MENETAPKAN PENSIUN

Yang pertama menetapkan pensiun bukanlah Jerman, Amerika, atau Barat, melainkan Umar bin Khattab, semoga Allah meridhoinya.

Khalifah Umar bin Khattab - Radhiallahu'anhu - suatu hari melewati pasar Madinah dan melihat seorang pria tua yang meminta-minta ke orang dan memohon bantuan. Umar pun mendekatinya dan bertanya, "Siapa engkau, wahai orang tua?"

Lelaki tua itu berkata: "Saya seorang Yahudi, saya meminta sedekah kepada orang-orang agar saya dapat membayar jizyah kepada Anda dan menghabiskan sisanya untuk keluarga saya."

Umar berkata dengan perasaan perih: "Kami tak berlaku adil padamu... Kami mengambil Jizyah dari mu ketika engkau masih muda, kemudian kami telantarkan engkau saat telah menua dan lemah !!"

Kemudian Khalifah Umar meraih tangan orang Yahudi itu membawa ke rumahnya serta memberinya makanan. Dan Umar mengirimnya ke petugas bendahara Baitul Mal seraya berkata padanya: "Beri orang ini apa yang disukai dan cukupilah kebutuhan keluarganya."

Maka petugas itu memberikan gaji bulanan untuk mencukupinya beserta keluarganya dari perbendaharaan kaum Muslimin, dan Umar menghentikan jizyah baginya untuk selamanya.

Kemudian datanglah orang-orang yang memfasih²kan ucapannya memuji-muji Barat, perkembangan mereka, serta kebaikan mereka yang besar, namun dia lupa bahwa kitalah kaum pertama yang mengasihi ahli dzimmah sebelum saudara-saudara seagama kita.

Sumber:
كتاب أحكام أهل الذمة- ابن قيم الجوزية
كتاب الأموال - لأبي عبيد القاسم بن سلام

(Alih Bahasa: Arif Hisyamudin)

========================

‏حضارتنا لا تمثلها الحيطان والجدران، ولكن يمثلها علم وفعل الإنسان

Peradaban kita (Islam) tidak diwakili oleh bangunan dinding dan tembok, akan tetapi diwakili oleh pengetahuan dan kontribusi manusia.