Ada 1 komen paling menarik di podcast Deddy Corbuzier... Kesaksian seorang Gay yang mau berubah kembali ke fitrahnya

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ada 1 komen paling menarik di podcast Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan gay LGBT. 

Kesaksian seorang gay yang mau berubah kembali ke fitrahnya. 

You must read this! 

***

Being Eka:

Well, dulu gua LGBT juga. Malah cenderung 'pure gay' (tapi ga open) sebelum akhirnya gua memutuskan (keputusan yang sangat gua syukuri) keluar dari zona nyaman gua untuk merried dan punya satu anak (walaupun akhirnya bercerai) dan gua jadi single parent, en honestly belum bisa totally be normal. 

Tapi sudut pandang gua yg justru berubah setelah punya anak. Gua ngerasa lebih berarti, hidup gua jelas arah tujuannya, ada yang 'layak untuk diperjuangkan' dan membesarkan 'buah hati' gua yg cowok kayak jadi warning dibanyak hal. Bahwa gua pingin hidupnya dia kelak ga seperti gua. Bahwa gua pingin dia ga masuk ke circle yg 'abnormal' seperti gua. 

Jujurlah temen2 LGBT, kalo lo punya setitik aja iman, lo harus akui hidup sebagai LGBT itu tersiksa. 

Tapi gua lebih milih menganggap LGBT itu orang2 spesial pilihan Tuhan yg diberi ujian spesial juga. Klo lo bisa lulus dan berubah dan tahu hikmah apa yang dirahasiakan Tuhan hingga lo terpilih jadi Igbt, U ARE THE REAL WINNER. 

Dulu gua pikir orang2 harusnya respect dengan apapun pilihan hidup orang lain. In a normal life, IYA, tapi ga dengan LGBT

Sekarang gua bisa bilang, elo smua yg LGBT jangan egois, lo tau sendiri rasanya hidup di dunia yg bertolak belakang dengan norma, serasa dikejer2 dosa, dicaci dihina, ga jelas ujungnya, justru gua bilang HARUS ada kontra yg bisa menjadi filter untuk tidak berbuat lebih jauh lagi. 

LGBT itu bisa nular, sangat mudah, i can tell u berapa berondong bahkan orang dewasa normal yg berhasil gua bikin belok, dengan berbagai cara, yang akhirnya merasa nyaman kemudian stay. 

Nah lo Bayangkan dah kalau LGBT itu dilegalkan. Salah satu EGOIS yg gua maksud adalah berharap hubungan sejenis disahkan. NO. Gua Gay, tapi gua orang yg pertama ga setuju. Gua ga mau anak gua dan generasi seangkatannya kelak "bisa jadi" masuk ke lingkaran yg gua udah tau, mo lo coba jelasin seperti apa, mo lo berkilah seperti apa, ujung-ujungnya tentang sex en selangkangan. En lo berharep akivitas sex lo di legalkan? TOLOL. 

Lo merried n punya darah daging lo sendiri en lo bakal ngerti yg gua maksud. 

Well, gua blom bisa 100% berubah normal, I'm still working on it. But yg bisa gua share buat yang mo berubah. Keluar dari zona nyaman lo. SEKARANG. Thats how u change your life. Temukan tujuan hidup temukan yang harusnya layak untuk lo perjuangkan. Bukan hubungan semu yang kebanyakan tentang sex dan fisik.

lya, mo nyari sex yg gampang bgt ya dunia LGBT. Tinggal gonta ganti, klo udah ga menarik pindah hati aja. Gitu aja. Bullshit bgt yg ngomong cinta. Sampe kapan? Sampe keriput badan bergelambir trus dicampakkan? Gua memilih merencanakan masa depan gua dengan anak dan kelak cucu gua...tentang progress gua, gua saat ini bisa bilang GUA BAHAGIA pake bangettttt... All d best.