Diduga, CokroTV Menyebarkan Hoaks terkait Beasiswa LPDP Pernah Dikuasai oleh Kelompok Tarbiyah

Channel Youtube Cokro TV diduga menyebarkan hoaks beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pernah dikuasai kelompok tarbiyah.

Dalam video itu ada seorang wanita menyebut LPDP yang berada di bawah Kemenkeu dikuasai oleh kaum tarbiyah yang mengutamakan suatu golongan tertentu. Dia juga menyebut mahasiswa yang mendapat beasiswa dan dikirim ke luar negeri itu bukan berdasarkan kecerdasan, akan tetapi yang dinilai saleh dan beriman, tetapi hal itu tidak terjadi lagi setelah LPDP dipimpin Dwi Larso.

“Masalahnya di masa lalu, kabarnya pengelola LPDP dikuasai kaum tarbiyah. Itu tuh mereka yang apa-apa agama, apa-apa agama, jadi banyak yang dikirim bukan siswa terbaik, tapi yang dianggap soleh dan beriman. Bias agamanya kentara banget. Ya banyak yang jeblok lah,” ucap perempuan dalam video tersebut.

Dilansir dari Republika.co.id klaim tentang LPDP yang di masa lalu dikuasai oleh kaum Tarbiyah telah diklarifikasi oleh Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Dirut LPDP), Andin Hadiyanto.

“Sejak angkatan pertama hasil kelulusan seleksi beasiswa LPDP dan seterusnya, komposisi penerima beasiswa LPDP sangat beragam dari sisi suku, gender serta agama. Kelulusan atas proses seleksi beasiswa LPDP ditentukan oleh prestasi serta dipenuhinya persyaratan dan kriteria yang ditetapkan oleh LPDP,” ujarnya.

Adin juga menambahkan bahwa seleksi juga dilakukan dengan menggunakan sistem penilaian potensi akademik yang diselenggarakan Pusmenjar Kemendikbud, dilanjutkan dengan wawancara yang melibatkan pewawancara dari akademisi di luar LPDP.

LPDP melalui akun Twitternya juga menjelaskan bahwa hasil penilaian seleksi senantiasa dilakukan pemantauan oleh komite reviewer yang beranggotakan tokoh-tokoh pendidikan tingkat nasional.

“Seluruh proses seleksi beasiswa menjadi objek yang akan diaudit oleh @ItjenKemenkeu dan @bpkri.” lanjutnya dalam utas Twitter. 

(Sumber: Keuangannews)