MUSIBAH... Truk Tronton

MUSIBAH...

Oleh: Azwar Siregar

Saya tetap mengikuti Tragedi Kecelakaan yang kemarin terjadi di Kota Balikpapan. Walaupun sekarang saya tinggal di Tangerang, tapi Pulau Kalimantan khususnya Kaltim sudah saya anggap sebagai Kampung Halaman kedua.

Mungkin saja karena Usaha saya ada disana. Apalagi setiap bulan saya mesti bolak-balik Samarinda-Sepatan.

Kabarnya sopir Tronton yang menjadi tersangka Penyebab Kecelakaan Massal adalah seorang Guru Mengaji. Seorang pribadi yang dipersaksikan oleh orang banyak sebagai orang baik. Seorang Ketua RT di Tempat Tinggalnya.

Jadi Sopir bukan sedang mabuk. Murni karena Rem Blong. Dari Video kita menilai seharusnya beliau "lebih baik" banting setir ke Kiri. Karena kondisi Kiri kelihatan kosong. Tapi mungkin saja beliau panik. Atau tidak mampu lagi mengontrol Kenederaan Berat yang melaju karena jalanan menurun dan rem-nya blong.

Setiap Musibah seperti ini kita tidak bisa saling menyalahkan. Tapi ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai Pelajaran.

Pertama seperti Postingan saya kemarin, sebaiknya semua Jalan dengan Tanjalan Curam jangan ada Lampu Merah. Lebih baik dibangun Jembatan Layang. Atau, sekalian dilarang Kenderaan Berat melintas.

Setahu saya, bukan cuma di Kota Balikpapan. Di Kota Samarinda juga banyak Pertigaan dan Perempatan tepat di ujung Jalan Menanjak. Misalnya di daerah HM Said dekat Kantor DPRD Kota Samarinda. Sudah pernah juga memakan korban. Penyebabnya sama, Truk Berat yang Rem-nya Blong.

Kedua, sebaiknya semua Sopir yang akan membawa kendaraan berat, kalau mengurus SIM juga dilatih melawan rasa panik pada kondisi-kondisi darurat. Jadi SIM jangan cuma sekedar kemampuan membawa Kendaraan dan membaca petunjuk berlalu lintas. Bila perlu ada Sekolah atau Akademi mengemudi khusus Kenderaan Berat.

Sekali lagi Kecelakaan mungkin tidak bisa kita hilangkan. Tapi bisa kita kurangi. Dengan perbaikan-perbaikan Infrastruktur dan Disiplin Berkendara masyarakat kita.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri. Selama Januari - Oktober 2020, jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mencapai 83.715 kejadian. Korban meninggal dunia 19.320 orang.

Sedangkan berdasarkan data dari Kominfo, rata-rata ada 3 orang yang meninggal dunia setiap jam akibat kecelakaan jalan di Indonesia!

Takdir termasuk Musibah memang tidak bisa kita hindari. Tapi seperti kata Rasulullah "Ikatlah untamu, baru bertawakkal".

Mari berkendara dengan disiplin dan semoga Pemerintah lebih perduli untuk membangun Infrastruktur Lalu Lintas yang lebih aman untuk Rakyat Indonesia

Semoga kita semua selalu sehat dan terhindar dari Musibah.

(fb)