"Tolong bisikkan kepada Bapak Presiden agar jangan sampai dengan tidak sengaja apalagi sampai sengaja mendzalimi Ulama..."

ANDAI...

Andai saja saya dekat dengan Pak Presiden. Atau dengan Ibu Negara. Atau dengan Anaknya. Atau dengan Menantunya...

Saya akan membisiki mereka "Tolong bisikkan kepada Bapak kita yang tercinta agar jangan sampai dengan tidak sengaja apalagi sampai sengaja mendzalimi Ulama..."

Para Ulama adalah Pewaris Nabi. Kalau menyakiti Ulama berarti menyakiti Rasulullah. Dan tidak akan pernah bahagia hidupnya orang yang menyakiti Rasulullah. 

Berkali-kali disampaikan. Daging Ulama itu "beracun". Jangankan di akhirat, di Dunia juga akan terhina orang yang menghina apalagi mendzalimi para Ulama.

Kita sayang Bapak Presiden. Kalaupun berulang kali kita kritik, semuanya demi mengingatkan beliau akan tanggung jawab besar yang akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat.

Dunia ini hanya sementara. Kurang kuat dan kurang hebat apa Fir'aun. Raja yang didewakan. Tapi akhirnya mati tenggelam di dalam Lautan. 

Apalagi cuma Presiden di era modern ini. Kekuasaannya paling lama cuma sepuluh tahun. Kalaupun bisa mengakali Konstitusi menjadi Presiden seumur hidup. Tapi manusia tidak akan bisa mengakali Usia. Paling lama bisa berumur 100 tahun! 

Jadi tolonglah Pak. Kalaupun tidak bisa menghargai atau menghormati para Ulama, khususnya karena alasan Politik, minimal jangan disakiti.

Saya sungguh tidak bisa membayangkan, sekelas Pengurus MUI bisa ditersangkakan sebagai seorang teroris. Seingat saya, Ayahanda Wapres Buya Ma'ruf Amin adalah bekas Ketua MUI, tidak mungkin ajaran teroris masuk ke MUI.

Di MUI adalah kumpulan para Ulama. Paham Agama. Mewakili wajah Islam. Sedangkan Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

Mari kita jaga marwah Islam. Sebagai Agama Perdamaian.

Bukankah Surah Almaidah ayat 32 sudah terang menjelaskan:

"Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi." 

Maafkan saya, karena kadang saya sampai lupa kalau Bapak Presiden dan Wakil Presidenku yang tercinta adalah Muslim juga 🙏🙏

(Azwar Siregar)