Reuni 212 Bakal Digelar di Patung Kuda Seberang Monas, Masih Nunggu Izin Polda Metro Jaya

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Panitia sudah menentukan lokasi Reuni 212. Rencananya kegiatan tersebut digelar di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

"Benar," kata Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin kepada wartawan, Selasa (23/11/2021), dikutip dari detikcom.

Novel mengatakan persiapan mekanisme kegiatan sudah selesai, hanya tinggal menunggu proses perizinan.

"Masih proses perizinan nanti kalau sudah ada hasil kami akan berikan rilis resminya," ujarnya.

Novel menyebut pihaknya turut mengundang beberapa tokoh. Dari tokoh ulama hingga aktivis lintas agama.

"Seperti biasa para ulama dan Habaib serta tokoh dan aktivis lintas agama serta rakyat Indonesia tentunya," ucapnya.

Di media sosial, sudah beredar surat pengajuan izin yang dilayangkan Panitia Reuni 212 kepada Polda Metro Jaya. Surat permintaan izin itu disampaikan pada 17 November atau pekan kemarin.

Reuni 212, Wagub DKI: Kewenangannya di Polda Metro

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, kegiatan seperti 212 memang menjadi hak dasar warga negara Indonesia untuk menyampaikan aspirasinya. Namun demikian, hal itu diakui Riza tetap menjadi kewenangan Polda Metro Jaya untuk memberikan perizinannya.

“Nanti kewenangannya ada di Polda Metro, kalau di Monas izin tempatnya sama kami, kalau di Patung Kuda izin keramaiannya itu kan (tetap) harus ke Polda Metro Jaya,” kata Riza di Balai Kota, Selasa (23/11/2021), malam, dilansir Republika.co.id.

Dia melanjutkan, setiap respons dari Polda Metro tidak akan dicampuri oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. 

Menurut Riza, pihaknya masih akan tetap meminta massa Persatuan Alumni (PA) 212 untuk kembali mempertimbangkan acara reuni pada awal Desember nanti. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 yang belum selesai ini, kata dia, setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan sebaiknya bisa dipertimbangkan kembali.

“Apalagi kegiatan tersebut melibatkan jumlah massa yang sangat besar, sangat banyak, dikhawatirkan nanti terjadi interaksi kerumunan menimbulkan penyebaran Covid-19, padahal kita di Jakarta sudah memasuki level satu PPKM,” ucap dia.

Riza menambahkan, sejauh ini capaian penyelesaian Covid-19 di DKI Jakarta sudah semakin membaik. Terlebih, ketika kasus baru mulai ditekan sedemikian rupa, selain dari angka vaksinasi yang disebutnya terus bertambah.

“Harapan kita PPKM juga membaik terus, kita sudah di level 1, mudah-mudahan tidak menimbulkan klaster baru, tidak ada gelombang ke-3 di seluruh DKI Jakarta,” jelasnya.

Diketahui, selama pandemi ini reuni akbar 212 masih belum terlaksana kembali kecuali secara daring.(*)