Akibat Tergiur Cuan Besar Keuntungan Tes PCR, Oknum Pemerintah Ini Tega Menjadikan Masyarakat Sebagai Tumbal

Akibat Tergiur Cuan Besar Keuntungan Tes PCR, Oknum Pemerintah Ini Tega Menjadikan Masyarakat Sebagai Tumbal

By @DalamIstana

Kewajiban calon penumpang pesawat untuk tes PCR telah membuat heboh seantero negeri. Kengototan pemerintah untuk terus memaksakan wajib tes PCR sangat membagongkan. Ngeyel banget nih pemerintah.

Padahal, kebijakan tersebut di protes banyak pihak, mulai dari Kedokteran, Joman, sampai2 Asosiasi Pilot Garuda pun ikut melayangkan protes.

Kenapa bisa begini? Bukannya Pemerintah bilang kalau penanganan Covid-19 sudah membaik? Bukannya Lord LBP bilang orang terinfeksi Covid-19 terus melambat?.

Walaupun pada akhirnya nih, kebijakan Tes PCR dibatalkan untuk penerbangan Jawa-Bali, tapi jangan senang dahulu.

Percayalah, saat angka Covid-19 naik lagi sedikit saja, kebijakan ini akan naik tiba-tiba tanpa pemberitahuan kepada masyarakat.

Apa yang menjadi sebab pemerintah  ngotot banget ingin mencekoki masyarakat dengan tes PCR?

Informan gue bilang Pangkal balanya adalah cuan! Lu semua pasti paham kalau sektor kesehatan “pendukung” adalah sektor yang paling meraup cuan pada era pandemi ini.

Gue sebut "pendukung" karena bisnis ini tidak langsung ke urusan bak-bik-buk dokter rumah sakit. Contoh bisnis "pendukung" ini adalah masker, apd, vaksin dan segala macam tes Covid-19.

Sepanjang tahun 2021, tepatnya pada Januari hingga Juli 2021, impor tes PCR Test di Indonesia sudah senilai US$ 444,85 juta atau setara dengan Rp 6,4 triliun. total keuntungan tes PCR mencapai Rp 30-50 Triliun.

Pengadaan tes PCR  itu, cuma 10 persen dilakukan Pemerintah lewat BUMN. Sementara, selebihnya sekitar 80 persen dikendalikan swasta yang jumlahnya tidak lebih dari 10 perusahaan.

Ada banyak perusahaan laboratorium besar yang merajai bisnis Tes PCR, tapi 2 paling besar diantaranya yg bakal gue ceritain.

1. PT GENOMIK SOLIDARITAS INDONESIA

Didirikan April 2020 dengan modal awal 3.000 miliar, tercatat ada beberapa bohir-bohir gendut yang berinvestasi kedalam PT GENOMIK SOLIDARITAS INDONESIA

Ada 3 perusahaan Yang berinvestasi disini yaitu, PT Toba Sejahtra dan PT Toba Bumi Energi milik Lord LBP, PT Adaro TBK milik Erick T, PT lndika Energy Tbk milik Arsjad Rasjid.

Arsjad Rasjid dia ini orang dekat Ki Lurah juga di balik layar.

2. PT INTI BIOS PERSADA SEJAHTERA

Salah satu pendiri perusahaannya adalah Mantan Menperindag Enggar orang Nasdem

Sayangnya Ki Lurah tidak berani ambil keputusan untuk menggratiskan tes PCR atau setidaknya mematok harga rendah.

Kenapa Ki Lurah tidak pukul rata langsung ke 300-an ribu? di India saja tes PCR gak sampai 100 ribu? disini ada peran Ki Lurah buat memaksimalkan keuntungan mafia tes PCR. meskipun pakai penurunan bertahap ini ya mereka tetap saja untung gede.

Oh iya, kemarin juga Joman (Relawan Jokowi Mania -red) sempat nembak (kritis keras soal PCR -red) ke Mendagri Tito, jangan dianggap karena pro rakyat, itu semata-mata hanya karena ada udang dibalik batu.

Joman cuma alat Teuku Umar untuk dudukan Tjahjo Kumolo balik ke kursi Mendagri. Tahu sama tahu kan, gara-gara Pilkada diundur ke 2024, tahun 2022 bakal dipilih Plt kepala daerah.

Nah kewenangan Mendagri jadi besar banget. Jadi targetnya, Tito bakal digeser, digantikan balik ke Tjahjo Kumolo, buat mengamankan 2024, disini ada kepentingan Teuku Umar.

Begitu saja info dari gue. Tolong gunakan informasi ini sesuai dosisnya.

(Sumber: Twit @DalamIstana)