Umur Khadijah Saat Menikah dengan Nabi Muhammad, Riwayat Yang Rajih 28 Tahun

[PORTAL-ISLAM.ID] Ustadz Abu Yahya Badrusalam Hafidzahullah, menyampaikan yang rajih (yang paling kuat) umur Khadijah ketika menikah dengan Nabi Muhammad adalah 28 tahun sebagaimana dalam riwayat Ibnu Ishaq. Adapun umur 40 tahun sanadnya dhoif jiddan.

Silang Pendapat Umur Khadijah Saat Menikah dengan Nabi Muhammad

Pendapat umum yang selama ini menjadi "accepted history" bagi sebagian besar umat Islam adalah Khadijah binti Khuwaylid menikah dengan Nabi Muhammad kala dirinya berumur 40, sementara suaminya berusia 25. Sebagian besar sumber-sumber tradisional Islam menyebut angka itu. Rujukan yang digunakan adalah riwayat-riwayat dari zaman Nabi Muhammad yang diklaim terverifikasi.

Dalam tiga dekade terakhir, sebenarnya muncul pendapat lain yang menyatakan Khadijah menikah dengan Muhammad di usia 28, bukan 40. Pendapat ini terutama disampaikan Akram Dia’a Al-Umari (guru besar sejarah Islam Universitas Islam Madinah), Muhammad Hamidullah (m. 2002; akademisi pakistan), dan kemudian diperkuat Yasir Abu Ammar Yasir Qadhi (peneliti di East Plano Islamic Center, Texas). Pendapat ini juga berlandaskan sumber-sumber tradisional Islam. Hanya, jumlahnya lebih sedikit dibanding pendapat yang pertama.

Ada pula yang berpendapat, meski sangat sedikit, umur Khadijah kala itu berada di kisaran antara 30-45. Tapi hipotesis ini sangat tidak populer di kalangan umat Islam.

Argumen umur kurang dari empat puluh dilandasi pertimbangan rasional berdasarkan faktor biologis. Pernikahan Nabi Muhammad dan Khadijah melahirkan enam anak, bahkan beberapa sumber menyatakan tujuh atau delapan. Agak susah bagi perempuan berusia 40-an untuk melahirkan anak sebanyak itu. Bahkan jika kita ambil jumlah yang paling sedikit (enam), angka itu pun sudah terlalu banyak.

Salah satu sarjana Barat yang ragu-ragu terhadap usia empat puluh Khadijah adalah W. Montgomery Watt dalam Muhammad: Prophet and Statesman (1961). Watt memperkirakan usia Khadijah kurang dari itu sebab pernikahannya dengan Muhammad menghasilkan banyak anak.

“Khadijah dikatakan telah berumur empat puluh, tapi ini barangkali hanya angka pembulatan. Dia bisa jadi berumur lebih muda karena dia mempunyai banyak anak, mungkin empat putri dan dua putra,” catat orientalis Skotlandia itu (hlm. 12).

Di buku sebelumnya, Muhammad at Mecca (1953), Watt menjelaskan lebih jauh tentang keraguannya:

“Bahkan jika anak-anak Khadijah dilahirkan dengan jarak masing-masing satu tahun secara reguler, Khadijah akan berumur empat puluh delapan tahun ketika anak bontotnya dilahirkan. Ini memang tidak mustahil, tapi itu tidak cukup layak dikomentari; bahkan hal semacam itu barangkali dianggap sebagai mukjizat” (hlm. 38).

Tiga sejarawan Islam yang meragukan usia empat puluh Khadijah—yang nama-namanya disebut di atas—selain menelaah dari sumber-sumber tradisional Islam, juga mendasarkan argumennya kepada pertimbangan biologis.

Wallahu a'lam.