Palestina Tercantum dalam Alkitab Perjanjian Lama, Pendeta Amerika: Tidak Pernah Ada yang Namanya Israel

[PORTAL-ISLAM.ID]  Pendeta sayap kanan senior asal Amerika Serikat, Rick Wiles mengungkapkan bahwa bangsa Palestina merupakan pemilik sah dari tanah Palestina yang saat ini diduduki oleh Israel. 

Hal tersebut diketahui tercantum dalam sebuah Alkitab perjanjian lama yang dicetak pada tahun 1905 yang dimiliki olehnya. 

Bahkan dalam Alkitab tersebut tercantum juga peta peta Palestina yang diberi judul Tanah Suci Palestina. 

“Pada halaman 13 saya ingin menunjukan kepada anda di sini ada sebuah peta dari Tanah Suci Palestina, bukan Israel,” kata Rick Willes, dikutip dari video di Channel Youtube Bible Study With RK Brown berjudul “Truenews Palestine”, Senin, 21 Juni 2021.         

Dirinya menambahkan bahwa rakyat Palestina baik yang beragama Islam, Kristen, maupun Yahudi merupakan pemilik sah Palestina. 

Dirinya juga membantah pengakuan dari kelompok Kristen Zionis yang menyebut bahwa Palestina tak pernah ada. 

“Kristen Zionis memberitahu saya bahwa Palestina tidak pernah ada, di kebanyakan Alkitab pasti ada peta Palestina. Dan Palestina ada dalam Alkitab itu sendiri dalam perjanjian lama,” katanya. 

Selain itu, Rick Wiles juga mengatakan dirinya menunjukkan hal tersebut untuk mengakhiri propaganda Zionis di Amerika Serikat. 

“Saya menunjukkan ini kepada Anda karena saya mencoba mengakhiri propaganda, kekacauan, dan kebohongan yang Zionis tanamkan pada jutaan umat Kristen di negara ini,” katanya. 

Dirinya juga mengatakan bahwa penduduk asli Palestina merupakan bangsa Palestina itu sendiri yang telah mendiami wilayah tersebut sejak dahulu kala. 

“Orang Palestina terdiri dari Islam, Kristen, dan Yahudi. Mereka bukan penganut ideologi politik tertentu. Mereka adalah warga sebuah negara bernama Palestina,” katanya. 

Menurut Rick Wiles, hal tersebut memperlihatkan fakta bahwa Israel bukanlah sebuah negara politik. 

“Selama ini Israel selalu diartikan sebagai hamba Tuhan, dengan begitu orang Yahudi (pendatang) lah yang mencoba mengusir orang Palestina bukan malah sebaliknya,” katanya. 

Menurutnya, Israel sendiri adalah negara yang didirikan oleh Zionis yang dirinya nilai sebagai gerakan teroris. 

“Teroris Yahudi menyusup ke Palestina pada 1920 dan 1920. Tidak ada Israel, apalagi negara Israel. Yang ada adalah Palestina,” katanya. 

Diketahui, gerakan Zionis sendiri mayoritas anggotanya merupakan etnis Yahudi Ashkenazi yang berasal dari Eropa, bukan Palestina. 

“Orang Islam, Kristen, dan Yahudi Palestina pada saat itu khawatir dengan kedatangan Yahudi Ashkenazi dari Eropa,” katanya. 

Rick Wiles mengatakan Yahudi Ashkenazi kemudian melakukan pembantaian dan mengusir orang-orang Palestina dari tanah air mereka sendiri. 

“Para Yahudi pendatang tersebut kemudian membunuh orang Palestina termasuk yang beragama Yahudi. Anda Tahu itu mereka membunuh Yahudi, Islam, dan Kristen di palestina sampai akhirnya mencapai fase mendirikan negara Yahudi,” katanya.

Simak videonya yang sudah diberi terjemahan Bahasa Indonesia oleh chanel Youtube Osmanli Media.

[VIDEO]