PRABOWO MENJAWAB

PRABOWO MENJAWAB

HUT Gerindra kemarin, adalah moment Prabowo menjawab tudingan pada dirinya dan partai. 

Arah koalisi menyebabkan ada yang kecewa, walaupun masih banyak yang coba bertahan karena memahami arah perjuangan. 

Menjawab tudingan yang kerap terlontar, Prabowo lebih banyak diam. Pun saat kementriannya diberitakan miring dan harapan masyarakat untuknya mampu menyelesaikan permasalahan bangsa, yang sejatinya bukan termasuk tupoksinya. 

Diamnya Prabowo bukanlah mengabaikan. Dia tetap memikirkan dengan keterlibatan kader2 Gerindra yang terus bersikap oposisi atas kritik dan saran pada pemerintah. 

Moment HUT Gerindra adalah moment dirinya berbicara sebagai orang partai tanpa melakatkan jabatan Menhan. Moment tersebut beliau gunakan menjawab segala tudinyan. 

Dalam pernyataannya, Prabowo mengaku dirinya harus banyak menahan diri demi kepentingan yang lebih besar. Ia berkata kepentingan yang lebih besar yang sedang diembannya adalah kepentingan partai dan rakyat. Dia menahan diri demi kepentingan tersebut.

"Saya paham dan saya mengerti, dan kadang saya juga harus banyak menahan diri demi kepentingan besar, demi partai, demi seluruh rakyat".

Ucapan Prabowo seolah menjawab mengapa ia terkesan diam atas apa yang menjadi pemberitaan. 

Atas keinginan partai, kader dan masyarakat yang masih menaruh harapan pada Gerindra, beliau menyadari bahwa apa yang diinginkan belum tercapai. Masih ada bidang2 lain yang belum bisa beliau sentuh dengan jabatan menteri yang dipegang oleh Gerindra. 

"Bahwa kita masih belum bisa berkuasa dengan mutlak, itu tidak menjadi sesuatu yang harus menurunkan semangat kita," kata Prabowo.

Meneruskan harapan itu, Prabowo pun berkata bahwa kekuasaan yang beliau inginkan adalah kekuasaan dengan izin rakyat dan dengan cara yang benar menurut konstitusi kita. Bukan dengan cara perebutan yang harus mengorbankan banyak orang. 

"Kita ingin berkuasa dengan izin rakyat, kita ingin berkuasa dengan perjuangan yang baik. Tapi jangan pernah ragu bahwa kita terus punya keyakinan bahwa kita mampu memperbaiki bangsa ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo pun mengingatkan kader Gerindra agar tidak menimbulkan masalah baru dan kehebohan baru atas sikap dan pernyataan. Dalam beberapa bulan kebelakang, apa yang terjadi pada Gerindra adalah pengingat jangan sampai terulang lagi. 

"Jangan ada kader yang justru di tengah kesulitan bangsa, memperparah dengan timbulkan isu atau kegaduhan-kegaduhan yang tidak perlu," katanya.

13 Tahun usia Gerindra. 

Jika diibaratkan usia anak manusia, mungkin masih ukuran anak SD. Walau dengan usia muda, Gerindra sudah mampu mengalahkan partai-partai yang sudah dulu ada sebelumnya. Perolehan suara yang dicapai adalah bukti ada harapan yang dipercayakan rakyat padanya. 

Menempati 3 besar partai dengan dukungan terbesar adalah sebuah amanah yang membutuhkan tanggung jawab ditangan, bukan menepuk dada membusung dan membanggakan. 

Selamat Ulang Tahun Gerindra, sampai saat ini masih tetap memilihmu..

(By Setiawan Budi)