Pertanyaan Masyarakat Awam Kepada Presiden Jokowi Soal Vaksin Sinovac dari China

Saya lihat di fanspage FB Pak Presiden Joko Widodo (juga twitter -red) ada postingan pemberitahuan kedatangan ke 2 Vaksin Covid19.... dan saya ikut comment di postingan tersebut dan berikut ini comment saya..

Assalamualaikum Pak....

Terima kasih pada Pemerintah dan Pak Jokowi tentunya, yang sudah mengupayakan keras hadirnya kesehatan buat negeri ini.

Namun dengan rendah hati dan sepenuhnya dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada Bapak, saya rakyat awam yang bodoh ini mohon izin ingin menyampaikan sedikit rasa galau saya tentang seputaran vaksin ini.

Sebagaimana kita tahu vaksin ini sudah 2 kali datang, dan yang pertama sebelumnya adalah sekitar 2 minggu yang lalu. Bagi saya yang awam, kenapakah kedatangan vaksin ini tidak langsung dibagikan untuk disuntikkan kepada rakyat, kenapa makan waktu lama lagi, bukankah ini sudah sangat darurat?

Jika vaksin ini perlu dikaji uji dulu agar 'lolos sensor' oleh BPOM dan juga pihak2 terkait, logika awam saya mengatakan "lho apa gak kebalik? main beli aja segitu banyak trus baru diperiksa, bukannya harusnya periksa dulu, setelah ketahuan bagus ya barulah dibeli borong... kalau iya hasil ujinya bagus, nah kalau hasilnya ternyata tidak memenuhi syarat mau dibawa kemana itu barang, rugi besar negara"...

Situasi inilah yang saya amati janggal buat saya yang awam ini Pak, dan kejanggalan ini bagi saya justru menimbulkan serentetan pertanyaan besar.. apakah ada ketidakberesan dalam urusan ini tapi dipaksakan? begitulah kegalauan dalam hati saya Pak...

Sekali lagi, saya awali dengan prasangka baik dan percaya ke Bapak pribadi, namun ada dugaan awam saya barangkali Bapak tidak tahu praktek dan kinerja team2 sekeliling Bapak, yang membantu Bapak bekerja. Apakah Bapak 'asal' terima laporan tanpa cek periksa?

Sekali lagi maaf Pak karena ya saya trauma dengan serentetan kejadian sebelumnya yang Bapak tidak tahu dengan kerja blunder orang sekeliling Bapak, mulai dari adanya staff khusus yang bermanuver sendiri kirim2 surat ke camat seluruh Indonesia, adanya staff yang salah ketik UU padahal UU itu sedang jadi perhatian besar dan Bapak main tanda tangan saja, dan yang terbaru Bapak juga tidak tahu ada 2 orang pembantu utama Bapak alias menteri yang bergerak justru mengkhianati amanah Bapak (tertangkap korupsi) dan 270 juta rakyat negeri ini..

Sekali lagi mohon maaf, apa yang saya sampaikan ini tidak ada tendensi apapun sama sekali, tapi hanyalah sebuah cara saya rakyat biasa ini untuk barangkali bisa mengingatkan Bapak di tengah kepadatan dan kesibukan Bapak.... semoga ini sampai ke Bapak dan dapat diterima dengan logis dan bijak yaa Pak....

Wassalam....

Jumat, 01-01-2021

(Iruv Rufeldi)

Saya lihat di fanspage FB Pak Presiden Joko Widodo ada postingan pemberitahuan kedatangan ke 2 Vaksin Covid19.... dan...

Dikirim oleh Iruv Rufeldi pada Kamis, 31 Desember 2020