BUKAN GRATIS Atau PEMBERIAN CHINA, Fadli Zon: Prabowo Bilang Harga Alat Rapid Test USD 3,5


[PORTAL-ISLAM.ID]  Buzzer pendukung Jokowi, Denny Siregar mengklaim dan membangga-banggakan serta memuja-muji China yang disebutnya memberi bantuan obat-obtan dan alat kesehatan untuk menangani wabah corona. Klaim Si Densi juga dibumbui dengan Arab Saudi yang gak ngasih bantuan.

Ternyata klaim Denny Siregar ini ditampol Jubir Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil mengingatkan Densi jangan sok tahu.

"Klo mau bantu pemerintah dan Pak @jokowi mending diam. Jangan sok tahu. Biarkan semua bekerja dan bergotong royong tanpa menebar benci," kata Dahnil A Simanjuntak di akun twitternya @Dahnilanzar, Senin (23/3/2020).

Seperti diketahui, Menhan Prabowo lah yang mengurus pengambilan alat-alat kesehatan dll dari China dengan pesawat militer.

Diminta Prabowo, Hercules Terbang ke China Ambil Alkes Corona
Bahkan, Fadli Zon juga mengatakan alat-alat kesehatan yang didatangkan dari China itu tidak gratis, tapi bayar seharga USD 3,5 per bijinya.

Fadli Zon: Prabowo Bilang Harga Alat Rapid Test USD 3,5

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan obrolannya dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto soal wabah virus Corona. Ada pembicaraan mengenai rapid test Corona di Indonesia dan harga alatnya.

"Minggu lalu, hari Sabtu lalu, waktu saya ngobrol sama Pak Prabowo di Hambalang, termasuk membicarakan wabah Corona, kan tentu saya kasih masukan-masukan juga kepada beliau perkembangan di lapangan dan kekurangan-kekurangan alat persediaan gitu ya, APD gitu ya. Terus beliau menyampaikan bahwa ini rapid test sudah dibeli, tinggal diambil, kira-kira gitu," kata Fadli Zon saat dihubungi detikcom, Minggu (22/3/2020).

"Saya tanya berapa harganya? Beliau menyampaikan USD 3,5, USD 3,5 per satuan," jelas Fadli Zon.

USD 3,5 senilai Rp 55 ribu, menurut Fadli Zon. Perihal harga alat rapid test yang menurutnya berdasarkan obrolan dengan Prabowo ini juga disampaikan Fadli Zon di media sosialnya.

Fadli Zon mengaku menceritakan obrolan dengan Prabowo ini agar masyarakat tahu. 

loading...