Fahri Hamzah: Wahai Para Pejabat, Hentikan Adu Domba, Cukup Sudah Rekayasa


Ya Allah,
Peliharalah keselamatan negara kami yang berniat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darahnya...

Jadikanlah negara kami sanggup memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut serta dalam perdamaian dunia...

Amin YRA.

Tadi seharian kita teringat guru dan merayakan Hari Guru Nasional dan yang terbayang adalah wajah-wajah ikhlas yang menuntun kita dalam gelap. Mereka yang hidup tanpa pamrih dan tanpa tanda jasa, dengan gaji alakadarnya atau bahkan tanpa imbalan sama sekali.
Terpujilah mereka.

Sebelumnya kita memperingati Hari Pahlawan 2019 dan yang tergambar adalah dada yang tertusuk peluru dan berdarah menyentuh tanah bersama ribuan syuhada di taman makam kusuma bangsa. Keberanian mereka adalah penumbuh subur bumi pertiwi melahirkan bakti yang tiada henti.

Dan sebelumnya kita memperingati keberanian para pemuda dalam peristiwa Hari Sumpah Pemuda 2019 yang bersidang demi bersatunya negeri ini tanpa peduli bahwa semua itu mengandung resiko pada diri sendiri. Penjajah sedang melotot membaca arah kaum pergerakan kemerdekaan RI.

Alangkah seriusnya para pendiri negeri ini; para guru, barisan tentara yang berasal dari semua kalangan pemberani mengobarkan jihad fi sabilillah dan pemuda yang berkata “Hai penjajah, hadapi kami di sini, kami takkan mundur walau selangkah, merdeka atau mati! Allahuakbar! Merdeka!”.

Ayolah para penjabat dan pemangku jabatan di negeri ini.
Jangan main-main.
Ajaklah rakyat bersatu.
Hentikan adu domba yang mengaduk perasaan yang ingin berpecah.
Hentikan, cukup sudah rekayasa.
Mari jujur dan baktikan diri hingga semua nampak sebagai pengabdian yang hakiki.

Sekali lagi,
Ayo rekonsiliasi..
Stop provokasi kelompok tertentu dengan tuduhan tertentu. Cukup!

Ayo bersatu dan bekerja tuntaskan reformasi.
Tegakkan demokrasi.
Semoga Allah Tuhan Yang Maha Kuasa menjaga dan selamatkan negeri ini.
Amin Ya Rabbal Alamin.
Merdeka!

(Twitter @Fahrihamzah 25/11/2019)