Hanya Sehari, Calon Ibu Kota Baru Sudah Diserbu 4 Kebakaran Lahan


[PORTAL-ISLAM.ID]  Penajam Paser Utara - Empat kebakaran lahan menyerbu calon ibu kota baru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Peristiwa itu terjadi hanya dalam sehari saja.

Menurut Kepala Sub Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana atau BPBD setempat Nurlaila. Potensi kebakaran lahan di wilayah Penajam Paser Utara pada musim kemarau memang cukup tinggi.

Kantor berita Antara menulis bahwa kebakaran lahan yang baru saja terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara terjadi bergantian di empat wilayah berbeda dalam satu hari. Empat wilayah Kecamatan Penajam tersebut meliputi kawasan RT 01 Kelurahan Kampung Baru, serta areal lahan milik perusahaan daerah di RT 08 Kelurahan Sungai Paret.

"Empat titik panas (hotspot) di wilayah itu terpantau atau terdeteksi bergantian, dan diduga peristiwa kebakaran itu dipicu faktor alam," kata Nurlaila, Selasa (10/9/2019).

Hembusan angin kencang membuat kobaran api di lokasi kebakaran lahan tersebut semakin cepat membesar. Kebakaran lahan mencapai 80 hektar.

Kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut mengakibatkan jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan menurun.

Kepala Ex-Officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar saat ditemui mengatakan, berdasarkan informasi, musim kering atau kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019.

BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat hingga Agustus 2019, terjadi 23 kasus kebakaran lahan di daerah itu.

Menurut Tohar pencegahan atau antisipasi terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara harus dilakukan secara serentak.

"Camat, lurah, kepala desa hingga Ketua RT diminta untuk melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat," katanya.

[Video]
Baca juga :