Organisasi Alumni Al-Azhar Kecam Intimidasi, Teror dan Tuduhan Tak Berdasar terhadap Ustad Abdul Somad (UAS)



PERNYATAAN
Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia
Tentang Ustad Abdul Shomad (UAS)

Ustad Abdul Shomad (UAS) yang dijadwalkan melakukan serangkaian tabligh akbar di sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk di kota Malang, Jawa Timur, pada 2 September 2018, terpaksa membatalkan agenda tersebut. Hal itu dilatarbelakangi oleh adanya sejumlah aksi penolakan dan intimidasi terhadap dirinya menjelang hari H di beberapa tempat yang disertai dengan berbagai tuduhan yang tidak benar. Pembatalan itu bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya telah terjadi pula beberapa kali pembatalan karena adanya penolakan yang didasari oleh tuduhan yang tidak benar pula.

Sebagai organisasi yang menghimpun alumni Al-Azhar Mesir di seluruh Indonesia, OIAA merasa perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

1. UAS merupakan salah satu putra terbaik bangsa Indonesia alumni Universitas Al-Azhar di Mesir. Dalam menjalankan dakwahnya, UAS seperti halnya da'i dan ulama alumni Al-Azhar pada umumnya, berpegang teguh pada ajaran Islam yang benar sesuai paham Ahlussunnah wal Jamaah dengan selalu mengedepankan semangat wasthiyat al-Islam (moderasi Islam).

2. Melalui materi-materi dakwahnya, baik yang disebarluaskan melalui media-media sosial maupun yng dilakukan langsung di sejumlah wilayah di Indonesia, UAS telah menunjukkan kiprahnya sebagai da'i yang bukan hanya menyadarkan masyarakat tentang ajaran agama Islam yang benar, tetapi juga memberikan pemahaman kebangsaan dan keindonesiaan. UAS sering sekali menyentuh masyarakat di desa-desa terpencil yang sulit dijangkau karena infrastruktur jalan yang belum terbangun dengan baik, yang jarang dilakukan oleh ulama datau da'i yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian UAS terhadap masyarakat pedesaan sangat besar.

3. Dilihat dari perspektif apa pun, UAS sudah terbukti berjasa dalam mengukuhkan nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai persatuan dan persaudaraan bangsa, di samping mengukuhkan nilai-nilai keislaman yang benar.

4. OIAA Indonesia berharap dan mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan kita, dan mengedepankan persaudaraan Islam demi menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih kondusif. Kita tidak perlu memberi ruang sekecil apa pun terhadap tindakan intimidasi, teror, dan tuduhan yang tidak berdasar.

Jakarta, 03 September 2018

Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA)
Cabang Indonesia


TGB Dr. M. Zainul Majdi, MA
Ketua Umum

Dr. Muchlis M. Hanafi, MA
Sekretaris Jenderal

***

Gimana Pak TGB?

Yang menghadang, menghalangi, mengintimidasi UAS di KUBU MANA???