KOMPAK! Walikota dan Elemen Masyarakat Solo TOLAK Kegiatan Jokowi. INI ALASANNYA!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Rencana kegiatan jalan sehat bersama Jokowi di Solo yang akan digelar di Jalan Slamet Riyadi, Ahad, 30 September 2018 mendapat "persekusi" dari sejumlah pihak, termasuk Walikota Solo FX Rudyatmo dan kelompok The Islamic Study and Action Center (ISAC).

Baik Walikota Solo maupun ISAC sepakat bahwa area Hari Bebas Kendaraan Bermotor harus steril dari kegiatan politik.

"Untuk kegiatan politik capres cawapres maupun parpol peserta pemilu serta organisasi-organisasi berbau politik tidak diperbolehkan bergiatan di CFD," ujar Rudyatmo Jumat, 28 September 2018 melalui konferensi video di Balai Kota Surakarta.

Senada dengan Rudy, Endro Sudarsono dari ISAC menegaskan bahwa acara dukung mendukung capres seyogyanya tidak dilakukan di area CFD.

"Kegiatan bermuatan politik seperti dukung mendukung capres dan cawapres seyogyanya tidak dilakukan di Car Free Day," kata Sekretaris ISAC, Endro Sudarsono, saat ditemui di Masjid Nurul Iman, Kalitan, Solo, Jumat 28 September 2018.

Menurut Endro, CFD bukanlah arena berpolitik. Dia mengecam adanya kegiatan yang diadakan dengan kampanye terselubung.

"Kami minta agar kepolisian, KPU, Bawaslu dan Satpol PP menolak kegiatan itu. Kami minta kegiatan dilakukan di luar CFD dan harus sesuai ketentuan," ujarnya.

Endro pun mendapat informasi jika acara yang bertitikkumpul di Stadion Sriwedari tersebut untuk menggalang massa dari lintas provinsi. Maka dari itu, ia meminta panitia juga wajib meminta izin kepada pihak kepolisian.

Kabar penolakan ini pun ramai ditanggapi warganet.